SUKABUMIUPDATE.COM - Puluhan massa yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyakarat Gerakan Aktivis Penyelamat Uang Rakyat (LSM Gapura) berunjuk rasa ke Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi di Komplek Gelanggang, Desa Sukamanah, Kecamatan Cisaat, Jumat (9/12).
Para demonstran menilai, kinerja Kepala Dinkes (Kadinkes) Didi Supardi telah gagal membangun dan mewujudkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Indikatornya, masih terdapat pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang masih kekurangan tenaga medis serta masih adanya dokter-dokter yang sering melakukan korupsi waktu, menyebabkan pelayanan kesehatan tidak berjalan efektif.
“Kami menilai bahwa pelayanan kesehatan di beberapa puskemas sangat amburadul. Misal pemberian obat disamaratakan, seperti obat sakit perut disamakan dengan obat sakit kepala. Kami juga menduga, Kadinkes terlibat dalam praktek suap menyuap puluhan juta rupiah dalam penerimaan bidan harian lepas (BLH) dan pengawas harian lepas (PHL) serta penerimaan bidan berstatus pegawai tidak tetap (PTT),†cetus Ketua Umum LSM Gapura Hakim Adonara kepada sukabumiupdate.com.
Dengan banyaknya persoalan itu, kata Hakim, Gapura menuntut Kadinkes mundur dari jabatan selambat-lambatnya 1x1.440 jam atau 3 bulan. “Kami mendesak agar Bupati memecat Kadinkes karena kinerjanya gagal,†cetusnya.
Dalam aksi itu, para demonstran diterima oleh Sekretaris Dinkes Albani Nasution. Kepada para demonstran Albani menegaskan akan menampung semua aspirasi dan tuntutan yang disampaikan oleh Gapura.
Setelah puas menyampaikan aspirasinya, puluhan massa yang dikawal ketat oleh puluhan personil Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi Kota membubarkan diri secara tertib.