Sejak Pindah Terminal, Pendapatan Bus AKAP di Sukabumi Turun Drastis

Senin 05 Des 2016, 22:45 WIB
Sejak Pindah Terminal, Pendapatan Bus AKAP di Sukabumi Turun Drastis

SUKABUMIUPDATE.COM - Dengan tingkat kemacetan lalu lintas di wilayah Kabupaten Sukabumi saja, pelayanan transportasi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) sudah dibuat tidak berkutik. Saat ini, armada bus AKAP hanya bisa melayani satu rit dalam satu hari.

"Kita itu seperti hidup segan mati tak mau," tegas pemilik perusahaan otobus (PO) Lana Jaya Engkus Kuswandi kepada sukabumiupdate.com, di Kota Sukabumi, Senin (5/12).

Kemacetan itu utamanya menuju jalur ke Jakarta. Pada spot-spot tertentu, terjadi kemacetan yang mengakibatkan durasi perjalanan makin panjang. Jika tidak ada penanganan, ia khawatir para penumpang bakal meninggalkan bus AKAP karena jenuh terjebak kemacetan.

Kondisi tersebut diperparah dengan turunnya pendapatan mereka pascadialihkannya terminal dari Sudirman ke Terminal Tipe A KH Ahmad Sanusi. Menurut Engkus, kondisi tersebut kemungkinan dipicu belum maksimalnya penyediaan jasa angkutan kota ke terminal.

"Pendapatan saat di Terminal Sudirman sebetulnya sudah lumayan. Tapi sekarang sejak dipindah ke terminal baru, pendapatan kita turun hampir 50 persen. Mungkin karena masyarakat belum seluruhnya tahu ada perpindahan terminal, kemudian belum adanya feeder angkutan kota ke terminal. Padahal angkutan kota menjadi yang paling utama, karena bisa memudahkan akses masyarakat menuju ke terminal," tandas dia.

Editor :
Berita Terkini