SUKABUMIUPDATE.COM - Mengantuk jangan mengemudi. Himbauan ini benar adanya, karena gara-gara mengantuk seorang sopir truk muatan gas liquid petroleum gas (LPG) 3 kilogram terjepit di dalam mobilnya yang ringsek, usai menabrak bagian belakang truk tronton.
Kejadian tabrak belakang tersebut, terjadi pada Senin (5/12) di Jalan Raya Kebonrandu, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Hikmat Awaludin (30) dievakuasi warga di sekitar lokasi kejadian karena terjepit bagian depan truk yang dikemudikannya. Warga Kampung Benteng Tengah RT 06/02, Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi itu, segera dilarikan ke Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekarwangi Cibadak.
“Jalan memang lagi ramai, tahu-tahu truk LPG nyelonong dan nabrak bagian belakang truk tronton di depannnya. Kata sopirnya ngantuk. Sopir dadanya sempet terjepit stir mobil. Kami keluarin paksa, terus dibawa ke rumah sakit,†ungkap warga sekitar Doli Priatna (47) kepada sukabumiupdate.com, Senin (5/12).
Karena sopir dibawa warga ke rumah sakit, truk LPG yang dikemudikan korban sempat berada di tengah jalan hingga menimbulkan kemacetan panjang. Truk bernopol B 9163 GYT itu, kemudian didorong beramai ramai oleh warga sekitar dan pengguna jalan lainnya ke pinggir jalan.
Tronton yang ditabrak dari belakang boleh truk LPG ini pun kabur saat warga sibuk mengevakuasi korban. “Saya tidak tahu dan belom sempat catat plat nomornya, truk tronton tanah warna oranye. Tadi pas polisi nanya, trontonnya sudah kabur,†tandas Doli.
