BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Pesisir Sukabumi, Wisatawan Tewas Terseret Ombak
Tinggi gelombang di pesisir sukabumi.
Tinggi gelombang di pesisir sukabumi.
Pengetesan rutin ini digelar untuk meninjau kesiapan dan kinerja peralatan sistem peringatan dini guna mengantisipasi potensi bencana tsunami di sepanjang kawasan pesisir Sukabumi.
BMKG merilis peringatan dini terkait potensi tinggi gelombang di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pesisir Sukabumi Jawa Barat.
BMKG Peringatkan Pesisir Sukabumi, Banjir Rob dan Gelombang hingga 4 Meter.
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob, Pesisir Sukabumi 13-20 Juni 2026.
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob, Pesisir Sukabumi 30 Mei - 4 Juni 2026.
Periode 24 Maret 2026 pukul 07.00 WIB hingga 27 Maret 2026 pukul 07.00 WIB, wilayah Samudra Hindia selatan Jawa Barat, termasuk kawasan Pelabuhan Ratu, diperkirakan mengalami tinggi gelombang berkisar antara 1,25 hingga 2,5m.
“Menjaga kebersihan kawasan wisata adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tentu memiliki peran, tetapi pelaku usaha dan wisatawan juga harus ikut berpartisipasi,” ujarnya.
BMKG merilis peringatan dini terkait potensi terjadinya gelombang tinggi di sejumlah wilayah termasuk di pesisir Sukabumi.
BMKG merilis potensi terjadi gelombang tinggi di pesisir Sukabumi.
Dalam rapat dinas beberapa waktu lalu, Asep Japar membahas hal ini secara khusus.
Potensi banjir pesisir (rob) dapat berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan, tambak, dan permukiman tepi pantai.
Prospek Cuaca Mingguan Periode 3 November - 5 November 2025: Peningkatan Potensi Hujan Sepekan ke Depan, Masyarakat di Pesisir Sukabumi Tinggi Gelombang 1.25-2.5 m.
Cuaca Mingguan dan Peringatan Tinggi Gelombang 1.25 - 2.5 m di Pesisir Sukabumi
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob, Pesisir Sukabumi 21-27 Oktober 2025.
BMKG menyebut gempa di pesisir Sukabumi ini tergolong dangkal akibat aktivitas sesar aktif.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, mengatakan bahwa udang kecil tersebut mulai muncul sejak awal Juli dan biasanya berlangsung hingga Agustus saat musim kemarau panjang.
Ketua Forum Komunikasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi, Okih Fajri Assidiq, mengingatkan masyarakat dan wisatawan agar tidak mengabaikan keselamatan diri saat menikmati liburan di pesisir pantai.
BPBD Kab Sukabumi menekankan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini. Ia mengajak para siswa untuk tidak panik dan mengutamakan keselamatan pribadi saat terjadi bencana.
Suhu dingin pada bulan Agustus, memang sudah biasa dirasakan dipesisir pantai Ujunggenteng, dimana saat ini sudah muncul ikan ikan besar