Disperkim Jamin Fungsi Lapang Sekarwangi Sukabumi untuk Salat Id Tak Akan Hilang

Disperkim Jamin Fungsi Lapang Sekarwangi Sukabumi untuk Salat Id Tak Akan Hilang

Salat id di Lapang Sekarwangi Cibadak Sukabumi. (Sumber Foto: Dok. Muhammadiyah)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi memastikan proyek penataan Lapang Sekarwangi menjadi Ruang Terbuka Publik (RTP) modern tidak akan menggusur fungsi keagamaan yang selama ini sudah berjalan lama. Lapangan utama di kawasan tersebut dijamin tetap dipertahankan untuk pelaksanaan salat Idulfitri dan Iduladha.

Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim) Disperkim Kabupaten Sukabumi, Rudi Abdullah, menegaskan aspirasi masyarakat terkait ruang ibadah terbuka telah diakomodasi sejak tahap penyusunan rencana awal (site plan).

"Semangat masyarakat ketika sosialisasi pertama adalah membutuhkan ruang interaksi warga, kedua sarana olahraga, dan ketiga fungsi tempat beribadah, seperti salat Id dan salat Iduladha. Fungsi itu yang tidak bisa diubah," ujar Rudi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (5/11/2026).

Baca Juga: Butuh Rp17 Miliar, Penataan Ruang Publik Lapang Sekarwangi Sukabumi Dikerjakan Bertahap

Meskipun kawasan seluas 5.101 meter persegi tersebut nantinya dijejali 14 fasilitas baru, hamparan lapangan hijau utama dipastikan tetap representatif untuk menampung ribuan jemaah. Penataan ini justru dirancang agar kegiatan keagamaan tahunan warga Cibadak bisa berjalan lebih tertata, bersih, dan nyaman.

Saat ini, pengerjaan fisik tahap pertama yang didanai APBD 2026 sebesar Rp4,6 miliar terus dikebut dan menunjukkan progres positif. Selain lapangan utama, fasilitas lain seperti jogging track, toilet umum, area parkir motor, hingga gerbang berornamen kereta kuda tradisional (Nayor) ditargetkan rampung tepat waktu sebelum Desember.

Rudi juga menambahkan bahwa setelah seluruh proyek jangka panjang senilai Rp17 miliar ini tuntas sepenuhnya, masyarakat dapat mengakses seluruh fasilitas publik di Sekarwangi secara cuma-cuma. "Gratis," pungkasnya. (adv)

Berita Terkini