SUKABUMIUPDATE.com – Pembangunan ulang Jembatan Kompa di ruas Jalan Kompa–Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terus dikebut. Usai jembatan lama dibongkar dan akses kendaraan ditutup total, pengerjaan kini memasuki tahap pembuatan tumpuan atau dudukan sebelum pemasangan konstruksi baja.
Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep Saepuloh, mengatakan pekerjaan saat ini difokuskan pada pembuatan bagian yang dikenal dengan istilah kroset. Bagian tersebut merupakan dudukan pada kepala jembatan yang nantinya menjadi tumpuan konstruksi baja profil Wide Flange (WF).
"Kroset ini dudukan, jadi istilahnya nanti baja WF itu bertumpu di sana. Sebetulnya bagian dari kepala jembatan, biasa disebut juga tumpuan jembatan," kata Asep kepada sukabumiupdate.com, Kamis (5/11/2026).
Setelah pengerjaan kroset rampung, lanjut Asep, proses akan dilanjutkan ke tahap perakitan dan pemasangan konstruksi baja. Targetnya, pengecoran lantai jembatan bisa dilaksanakan dalam dua pekan ke depan.
"Semingguan sampai 15 harian, harapannya sudah bisa langsung dicor lantainya," jelasnya.
Baca Juga: Jembatan Kompa Dibangun Ulang PU Sukabumi, Akses Parungkuda-Cipangulaan Bakal Lebih Lebar
Terkait waktu penyelesaian, Asep menjelaskan pembangunan Jembatan Kompa memiliki masa pelaksanaan selama 125 hari kalender.
"Kalau itu 28 Agustus 2026, jadi 125 hari, beresnya 29 Desember. Sekarang masih terus berjalan," katanya.
Sebelumnya, akses Jembatan Kompa ditutup total karena membutuhkan ruang kerja yang lebih luas. Penutupan ini tidak terelakkan mengingat kondisi badan jalan di sekitar lokasi terbilang sempit, sementara bentang jembatan yang dibangun mencapai panjang 24 meter.
Selama penutupan berlangsung, para pengguna jalan dari dan menuju Parungkuda dialihkan ke sejumlah jalur alternatif, salah satunya melalui ruas Jalan Caringin–Cidahu.
Untuk diketahui, pembangunan ulang Jembatan Kompa berada di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi dengan nilai kontrak sekitar Rp3,15 miliar. Dalam desain barunya, lebar ruang bebas jembatan ditingkatkan secara signifikan dari 3,8 meter menjadi 5,5 meter dengan spesifikasi lantai beton bertulang.













