SUKABUMIUPDATE.com - Harapan pasangan suami istri (pasutri) lansia, Suwarno (65 tahub) dan Aat (60 tahun), untuk memiliki tempat tinggal yang aman dan layak akhirnya terwujud.
Setelah puluhan tahun menghuni rumah panggung dalam kondisi melapuk dan memprihatinkan, rumah mereka kini resmi dibedah secara gotong royong di Kampung Babakan RT 01/01 Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan kerja bakti pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tersebut dimulai pukul 08.00 WIB. Unsur Muspika Lengkong bersama Pemdes, Ormas Pemuda Pancasila (PP), hingga warga setempat, bahu-membahu merenovasi rumah pasutri itu menjadi bangunan panggung berukuran 4x6 meter.
Baca Juga: Disperkim Bangun Rutilahu dan Sumur Bor, TMMD ke-130 di Ciemas Sukabumi
Hadir dalam kegiatan sosial tersebut Camat Lengkong Dadun, Danramil Lengkong Kapt Witono, Kapolsek Lengkong AKP Awan Ridwan, Kasipem Desa Lengkong Iwan, Kadus Yuda, dan deretan tokoh masyarakat.
Camat Lengkong, Dadun, menyampaikan aksi sosial ini merupakan wujud nyata dari kepedulian bersama serta sinergitas antarelemen di Kecamatan Lengkong.
"Bakti sosial ini adalah bentuk kepedulian kami atas kerja sama dan gotong royong dari Pemuda Pancasila, Kapolsek, Danramil, Pemdes, dan seluruh warga," ujar dia di lokasi kegiatan.
Sementara itu, Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Lengkong (MPC Kabupaten Sukabumi), Suhendi Encek, mengungkapkan latar belakang aksi bedah rumah tersebut. Ia menyebut kondisi Suwarno yang tengah menderita sakit menahun serta kondisi rumah yang rentan roboh menjadi perhatian utama pihaknya.
"Pak Suwarno ini kondisinya sudah lama sakit. Selama ini hanya hidup berdua bersama istrinya, sedangkan anak-anaknya sudah berkeluarga. Mereka menempati rumah panggung dengan kondisi yang sangat mengkhawatirkan," kata Suhendi kepada sukabumiupdate.com.
"Alhamdulillah, setelah kami berkoordinasi dengan Forkopimcam, usulan ini mendapat tanggapan positif sehingga hari ini kami bersama pengurus ranting PP, Kapolsek, Danramil, dan Pemdes , turun langsung ke lapangan untuk membedah rumah beliau kembali menjadi rumah panggung yang layak," tambahnya.
Kehadiran jajaran Polsek Lengkong bersama Muspika dan elemen masyarakat sejalan dengan komitmen kepolisian melalui program Polisi Bersama Masyarakat.
Melalui semangat gotong royong ini, diharapkan pembangunan rumah Suwarno dan Aat dapat selesai dengan cepat sehingga mereka bisa menghuni rumah yang lebih aman, nyaman, dan layak.















