SUKABUMIUPDATE.com — Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Lina Ruslinawati, menyerap sejumlah aspirasi masyarakat dalam kegiatan pengawasan anggota DPRD Jabar di Desa Cisarua, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jumat (2/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh warga, aparatur desa, serta sejumlah tamu undangan. Pertemuan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di wilayah mereka.
Sejumlah aspirasi yang disampaikan warga di antaranya berkaitan dengan kebutuhan rumah tidak layak huni (rutilahu), insentif bagi kader desa, serta bantuan alat pertanian, bibit dan berbagai kebutuhan penunjang sektor pertanian.
Lina Ruslinawati mengatakan, penyampaian aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan pengawasan sekaligus menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif di tingkat provinsi.
"Berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat ini tentunya akan kami tampung dan menjadi bahan untuk kami perjuangkan di DPRD Provinsi Jawa Barat, sehingga dapat mendapat perhatian dari pemerintah provinsi," kata Lina kepada sukabumiupdate.com pada Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Dua Pelajar Sukabumi Terseret Ombak Pantai Istiqomah, Satu Masih Hilang
Menurut Lina, aspirasi yang disampaikan warga tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pembangunan fisik, tetapi juga menyangkut dukungan terhadap masyarakat yang selama ini berperan dalam pembangunan di tingkat desa, termasuk kader serta para pelaku sektor pertanian.
"Kita akan melihat mana saja yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan mana yang bisa kita dorong melalui program yang ada. Intinya, aspirasi masyarakat ini akan kami bawa dan kami kawal agar bisa mendapat tindak lanjut," ujarnya.
Ia berharap kegiatan pengawasan tersebut tidak berhenti pada penyampaian aspirasi, tetapi dapat menjadi bagian dari proses mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan program pemerintah.
Sementara itu, warga berharap aspirasi yang telah disampaikan tersebut dapat ditindaklanjuti, terutama kebutuhan rutilahu, dukungan bagi kader desa serta bantuan sarana produksi dan peralatan pertanian.(adv)













