Lagi Berenang, Santri di Nagrak Sukabumi Terkena Anak Panah di Kepala

Sukabumiupdate.com
Jumat 18 Sep 2026, 17:55 WIB
Lagi Berenang, Santri di Nagrak Sukabumi Terkena Anak Panah di Kepala

Santri SPQ At-Tartil Nagrak yang mengalami insiden terkena anak panah saat kegiatan latihan panahan, Jumat (18/9/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang santri laki-laki dari Sekolah Penghafal Qur’an (SPQ) At-Tartil Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak usai terkena anak panah, Jumat (18/9/2026) sore.

Korban berinisial AR (14), santri dari SPQ At-Tartil di Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.

Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, membenarkan adanya pasien laki-laki dari SPQ At-Tartil Nagrak yang mendapatkan penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Irman mengatakan, korban tiba di RSUD Sekarwangi sekitar pukul 16.00 WIB setelah mengalami luka akibat terkena anak panah.

Baca Juga: Muhammadiyah Usul Label Nonhalal untuk Rokok dan Vape di Indonesia

Menurut informasi awal yang diterima pihak rumah sakit, saat kejadian terdapat kegiatan latihan panahan di lingkungan SPQ At-Tartil. Korban disebut berada di area kolam renang yang lokasinya berdekatan dengan lapangan panahan.

“Intinya ada yang lagi latihan panah. Muridnya sama ustazah lagi latihan panah. Nah, si korban itu yang terpanah lagi mandi katanya, lagi berenang. Berdekatan lapangan panah sama kolam renangnya,” kata Irman, kepada sukabumiupdate.com.

Irman menyebut, berdasarkan informasi yang diterima pihak rumah sakit, kejadian tersebut diduga terjadi secara tidak sengaja.

Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis. Tim medis kemudian melakukan tindakan terhadap luka yang dialami korban.

Baca Juga: 3.700 Kasus di Kabupaten Sukabumi, Bolehkah Istri Ceraikan Suami yang Kecanduan Judol?

Hingga saat ini, korban masih mendapatkan perawatan dan pemantauan di RSUD Sekarwangi Cibadak.

Sementara itu, kronologi lengkap mengenai insiden santri terkena anak panah tersebut masih menunggu keterangan dari pihak SPQ At-Tartil Nagrak.

 

 

Berita Terkait
Berita Terkini