SUKABUMIUPDATE.com - Dalam rangka menyemarakkan rangkaian Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi terus mendorong peningkatan literasi mahasiswa mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya Program Jaminan Pensiun (JP).
Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan Literasi Manfaat Program Jaminan Pensiun yang digelar secara daring melalui platform Zoom dan diikuti mahasiswa dari wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian Harpelnas 2026 sekaligus upaya BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada mahasiswa mengenai manfaat Program Jaminan Pensiun, hak peserta, penerima manfaat, hingga ketentuan pengajuan klaim.
Program Jaminan Pensiun pada prinsipnya memberikan perlindungan berupa penghasilan yang diterima peserta atau ahli waris secara berkala sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Komdis PSSI Hukum Persija, Denda Rp130 Juta dan Tak Boleh Main Kandang di 3 Wilayah
Untuk manfaat pensiun hari tua, salah satu ketentuannya yakni peserta telah memasuki usia pensiun dan memiliki masa iur minimal 15 tahun. Sementara apabila peserta meninggal dunia, manfaat pensiun dapat beralih kepada ahli waris sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi, Alpian, mengatakan literasi mengenai program jaminan sosial merupakan bagian penting untuk memastikan pekerja tidak hanya terdaftar sebagai peserta, tetapi juga memahami manfaat dan hak yang dimilikinya.
“Kami ingin memastikan bahwa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya dipahami sebatas kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk perencanaan perlindungan jangka panjang bagi pekerja dan keluarganya. Melalui kegiatan literasi ini, kami berharap para peserta semakin memahami manfaat Program Jaminan Pensiun dan dapat mempersiapkan masa depan dengan lebih baik,” ujar Alpian.
Menurut Alpian, Program Jaminan Pensiun tidak hanya memberikan manfaat kepada peserta ketika memasuki usia pensiun, tetapi juga memberikan perlindungan kepada keluarga atau ahli waris dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: Pelaku Ungkap Motif Pembacokan di Ongkrak Pamuruyan Sukabumi
“Jaminan Pensiun merupakan bentuk perlindungan yang memiliki nilai strategis bagi keberlangsungan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Ketika risiko terjadi, manfaat program ini diharapkan dapat memberikan kepastian penghasilan sehingga keluarga peserta tetap memiliki perlindungan secara berkelanjutan,” tambahnya.
Dalam kegiatan literasi tersebut, mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai pihak-pihak yang dapat menjadi penerima manfaat Program Jaminan Pensiun, antara lain peserta, janda atau duda, anak, serta orang tua dalam kondisi tertentu.
Penerima manfaat harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memiliki hubungan keluarga yang sah secara hukum. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sukabumi berharap kegiatan literasi yang dilakukan secara daring dapat memperluas akses informasi kepada masyarakat, khususnya mahasiswa, tanpa terbatas oleh jarak dan waktu.
Dengan meningkatnya pemahaman mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan, peserta diharapkan dapat memanfaatkan Program Jaminan Pensiun secara optimal sekaligus menjadikan perlindungan sosial sebagai bagian dari perencanaan masa depan.
Baca Juga: HJKS ke-156, MHKI Sukabumi Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat
“Kami akan terus memperkuat edukasi dan literasi kepada mahasiswa sebagai calon pekerja sehingga paham manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sebelum memasuki dunia kerja. Harapannya, semakin banyak mahasiswa yang memahami bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan investasi untuk menjaga keberlangsungan kesejahteraan, baik saat masih produktif maupun ketika memasuki masa pensiun,” pungkasnya. (Adv)















