SUKABUMIUPDATE.com - Kejadian memilukan dialami oleh bocah laki-laki berinisial MF (9) saat bermain di pinggir Jalan Perintis Kemerdekaan Kampung Kebon Randu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (18/9/2026) siang.
Jempol kaki kiri anak tersebut tertusuk jeruji pagar besi rumah warga hingga memerlukan penanganan darurat dari Petugas Damkar.
Komandan Posko V Damkar Cibadak, Iyep Yosepa, mengungkapkan bahwa laporan insiden masuk ke posko pada pukul 12.25 WIB. Tim penyelamat langsung diterjunkan dan tiba di lokasi kejadian lima menit kemudian.
"Iya, terima berita pukul 12.25 WIB, kemudian tiba di lokasi pukul 12.30 WIB," ujar Iyep kepada sukabumiupdate.com.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, insiden yang membuat ngilu tersebut bermula ketika korban MF tengah bermain bersama kawan-kawannya. Saat hendak mengambil sandalnya yang tersangkut, korban nekat memanjat pagar besi.
Baca Juga: Polisi Sebut Pemberian Susu Turut Jadi Celah Pelecehan Siswi PKL oleh Sekdishub Sukabumi
Diduga karena kehilangan pijakan dan keseimbangan, MF terpeleset hingga jempol kaki kirinya menancap dalam pada jeruji besi berdiameter sekitar 8–10 milimeter tersebut.
"Kemungkinan pas di pagar itu dia hilang keseimbangan, kemudian terpeleset sehingga kakinya tertusuk jeruji besi tersebut," terang Iyep.
Dalam aksi penyelamatan tersebut, Posko V Damkar Cibadak menerjunkan tiga personel terlatih. Petugas terlebih dahulu melakukan asesmen situasi guna memastikan pemotongan besi tidak memperparah luka traumatik pada kaki korban.
Setelah memetakan posisi celah aman, petugas memotong jeruji besi menggunakan pemotong gunting beton (bolt cutter).
"Kita begitu datang langsung asesmen. Kita tidak langsung serta-merta melaksanakan evakuasi. Kita pelajari dulu situasi kondisi di lokasi, terutama lihat korban, posisi, dan seperti apa," ucapnya.
Baca Juga: Pemkab Sukabumi Matangkan Teknis Pembangunan Pasar Induk Jubleg, Siapkan 266 Lapak Pedagang
"Besinya mungkin ukuran 8 sampai 10. Posisi korban aman, kemudian posisi kakinya juga ada celah untuk kita potong. Alhamdulillah kita menggunakan bolt cutter. Seluruh proses dari asesmen hingga penanganan berlangsung cepat, tak sampai 3 menit," tambahnya.
Tepat pada pukul 12.35 WIB, jempol kaki korban berhasil dibebaskan dari tusukan pagar besi. Petugas Damkar bersama warga setempat langsung melarikan korban ke RSUD Sekarwangi Cibadak guna mendapatkan penanganan medis dan pembedahan luka secara steril.
"Alhamdulillah bisa kita potong untuk besinya, kemudian langkah selanjutnya kita bawa ke rumah sakit langsung untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," pungkas Iyep.













