Jejak GPS Hentikan Pelarian 2 Copet HP Penonton Konser Musik di Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Selasa 08 Sep 2026, 12:15 WIB
Jejak GPS Hentikan Pelarian 2 Copet HP Penonton Konser Musik di Sukabumi

Dua pelaku copet di konser musik yang berlangsung di Stadion Suryakencana Kota Sukabumi (Sumber Foto: Dok. Warganet)

SUKABUMIUPDATE.com – Dua pria asal Jakarta Pusat berinisial AG (37) dan NA (26) tak berkutik usai ditangkap para korbannya di wilayah Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (6/9/2026) malam.

Keduanya berhasil diciduk setelah salah satu korban melacak keberadaan HP miliknya menggunakan global positioning system (GPS).

Penangkapan spesialis copet festival musik ini merupakan buntut dari laporan rentetan aksi pencurian ponsel penonton saat gelaran konser di Stadion Suryakencana, Kota Sukabumi, Sabtu malam (5/9/2026).

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli Bahtiarudin, mengungkapkan bahwa kedua tersangka diduga sengaja datang dari Jakarta ke Sukabumi untuk menghadiri konser sekaligus melakukan pencurian.

Keduanya kerap mencari informasi mengenai konser gratis atau konser dengan harga tiket murah melalui media sosial. Informasi tersebut kemudian diduga dimanfaatkan untuk mencari sasaran di tengah kerumunan penonton.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku ini memang sengaja datang dari Jakarta ke Sukabumi untuk nonton konser dan melakukan tindak pidana tersebut," ujar Ade kepada sukabumiupdate.com pada Senin (7/9/2026).

Baca Juga: Dua Pelaku Copet di Konser Musik: Dari Jakarta Beraksi di Sukabumi, Korbannya Banyak!

Tertangkap Usai Dilacak Fitur GPS HP Korban

Adapun pelarian kedua pelaku terhenti secara tak terduga. Usai gelaran acara selesai, lanjut Ade, keduanya sempat tak bisa langsung pulang ke Jakarta lantaran kehabisan ongkos. Mereka lantas menumpang kendaraan rombongan penonton lain yang hendak mengarah ke luar Kota Sukabumi.

Di saat bersamaan, salah satu korban yang sadar ponselnya raib langsung melakukan pelacakan lokasi (tracking) menggunakan fitur GPS. Titik sinyal perangkat tersebut mengarah kuat ke sebuah warung di kawasan Cibadak.

Korban beserta rombongan langsung mendatangi lokasi tersebut dan menemukan AG serta NA yang sedang duduk mengisi ulang (charge) baterai ponsel di warung.

“Sesudah konser itu mereka ikut pulang ke rombongan penonton konser, tujuannya mungkin mau ke Jakarta. Di tengah perjalanan, sepertinya dari salah satu korban ada yang melacak HP dan ketemunya di wilayah Cibadak," kata Ade.

“Setelah digeledah ternyata di tasnya banyak HP, jadi langsung diamankan dan diserahkan ke polisi,” tambahnya.

Baca Juga: KAI Targetkan KRL Sampai Cigombong pada 2027, Sukabumi Jadi Tahap Berikutnya

Dari tangan kedua tersangka, petugas kepolisian berhasil mengamankan sedikitnya 7 unit ponsel berbagai merk yang diduga kuat hasil kejahatan di area konser Stadion Suryakencana.

Hingga saat ini, baik AG maupun NA mengaku hanya beraksi berdua tanpa melibatkan jaringan lain di lokasi kejadian.

Meski begitu, Satreskrim Polres Sukabumi Kota masih terus melakukan pendalaman mendalam untuk mendata total korban serta mendalami kemungkinan adanya anggota kelompok lain yang terlibat.

“Dua terduga pelaku ini asli Jakarta Pusat. Sementara ini masih berdua pelakunya dan berdasarkan pengakuan terduga pelaku juga mereka melakukan hanya berdua,” jelasnya.

Ade menambahkan, terhadap kedua tersangka polisi menerapkan Pasal 477 ayat (1) huruf g dan atau Pasal 126 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Saat ini proses penyidikan masih dilakukan, termasuk melengkapi administrasi penyidikan, mengumpulkan alat bukti, memeriksa para korban dan tersangka, serta berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini