Jangan Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Jerawat Makin Parah

Sukabumiupdate.com
Selasa 08 Sep 2026, 11:00 WIB
Jangan Diabaikan, Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Bikin Jerawat Makin Parah

Ilustrasi kebiasaan yang dapat memperparah jerawat (Sumber : Freepik/@magnific)

SUKABUMIUPDATE.com - Jerawat bisa muncul pada siapa saja, termasuk orang yang sudah rutin merawat kulit. Selain faktor seperti produksi minyak berlebih, sel kulit mati yang menyumbat pori, dan peradangan, beberapa kebiasaan sehari-hari ternyata dapat membuat jerawat semakin sulit dikendalikan.

Tanpa disadari, kebiasaan seperti terlalu sering mencuci wajah, memencet jerawat, hingga menggunakan produk yang tidak sesuai kondisi kulit dapat menyebabkan iritasi dan memicu lebih banyak masalah. Bahkan kebiasaan tertentu dapat memperburuk jerawat. Lantas, kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari?

1. Terlalu sering mencuci wajah

Saat wajah mudah berminyak dan berjerawat, mencuci muka berkali-kali mungkin terasa seperti cara untuk menjaga kulit tetap bersih. Padahal, terlalu sering mencuci wajah justru dapat mengiritasi kulit dan membuat kondisi jerawat semakin buruk.

2. Sering memencet atau memegang jerawat

Melihat jerawat yang sudah matang memang bisa membuat tangan terasa ingin segera memencetnya. Namun, kebiasaan ini justru dapat memperparah peradangan. Namun memencet atau mengorek jerawat dapat mendorong isi jerawat lebih dalam ke kulit sehingga meningkatkan peradangan. Kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan risiko munculnya bekas jerawat dan jaringan parut.

Baca Juga: Tips Makeup agar Wajah Terlihat Lebih Muda dan Natural

3. Menggosok wajah terlalu keras

Eksfoliasi memang dapat menjadi bagian dari perawatan kulit, tetapi menggosok wajah terlalu keras bukan cara yang tepat untuk menghilangkan jerawat. Scrub yang kasar atau kebiasaan menggosok kulit dengan kuat dapat menyebabkan iritasi. Pada kulit yang rentan berjerawat, iritasi tersebut justru dapat membuat jerawat terlihat semakin parah.

4. Terlalu sering mengganti produk skincare

Melihat jerawat belum juga membaik dalam beberapa hari mungkin membuat seseorang tergoda mencoba produk baru. Akibatnya, skincare yang digunakan bisa terus berganti dalam waktu singkat. Padahal, terlalu sering mengganti produk perawatan jerawat dapat membuat kulit mengalami iritasi.

5. Menggunakan produk yang mudah menyumbat pori

Tidak semua produk skincare, makeup, sunscreen, atau produk rambut cocok untuk kulit yang mudah berjerawat. Produk tertentu yang mengandung minyak atau bahan yang berpotensi menyumbat pori dapat memicu munculnya jerawat pada sebagian orang. Produk dengan label seperti non-comedogenic, oil-free, atau won't clog pores, dapat menjadi pilihan untuk kamu yang memiliki kulit yang rentan berjerawat.

Baca Juga: 7 Manfaat Masker Kopi untuk Wajah, Salah Satunya Membantu Mencerahkan Kulit

6. Membiarkan keringat terlalu lama menempel di wajah

Olahraga tetap baik untuk kesehatan dan tidak perlu dihindari hanya karena memiliki kulit berjerawat. Namun, keringat yang bercampur dengan minyak dan kotoran dapat menjadi masalah jika dibiarkan terlalu lama pada kulit. Olahraga dapat menyebabkan penumpukan keringat, minyak, kotoran, dan bakteri pada kulit yang kemudian dapat berkontribusi terhadap munculnya jerawat. Karena itu, wajah sebaiknya dibersihkan setelah aktivitas yang membuat tubuh banyak berkeringat.

7. Tidur tanpa membersihkan makeup

Seharian menggunakan makeup kemudian langsung tidur tanpa membersihkan wajah juga dapat menjadi kebiasaan yang kurang baik bagi kulit rentan berjerawat.

8. Menganggap kulit berjerawat harus dibuat sekering mungkin

Kulit berminyak sering membuat seseorang menggunakan berbagai produk untuk menghilangkan minyak hingga kulit terasa sangat kering. Namun, kulit yang terasa kering dan teriritasi bukan berarti jerawat akan lebih cepat hilang. Padahal kulit yang kering dan teriritasi dapat membuat jerawat tampak lebih buruk. Karena itu, pemilik kulit berjerawat tetap dapat menggunakan pelembap yang sesuai, terutama produk yang dirancang untuk kulit acne-prone dan tidak menyumbat pori.

Jerawat tidak selalu bisa dicegah hanya dengan mengubah kebiasaan. Faktor hormonal, produksi minyak, sumbatan pori, peradangan, dan faktor lainnya juga dapat berperan. Namun, menghindari kebiasaan yang dapat mengiritasi kulit dapat membantu mengurangi risiko jerawat semakin parah.

Baca Juga: Tenggorokan Kering, Gatal, hingga Sakit Saat Musim Kemarau? Kenali Penyebabnya

Sumber: Berbagai Sumber

Berita Terkait
Berita Terkini