890 Peserta Bersaing di Porsadin VIII Jampangkulon, Juara Mewakili Sukabumi ke Jabar

Sukabumiupdate.com
Jumat 24 Jul 2026, 10:35 WIB
890 Peserta Bersaing di Porsadin VIII Jampangkulon, Juara Mewakili Sukabumi ke Jabar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar, saat membuka Porsadin ke VIII di Jampangkulon, Kamis (23/7/2026) | Foto : diskominfosan

SUKABUMIUPDATE.com – Sebanyak 890 santri Madrasah Diniyah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sukabumi mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Kecamatan Jampangkulon, Kamis (23/7/2026). Para peserta bersaing dalam 14 cabang lomba untuk memperebutkan gelar juara sekaligus tiket mewakili Kabupaten Sukabumi ke tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23–24 Juli 2026, itu dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Menurutnya, Porsadin bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan momentum penting untuk membina karakter sekaligus memperkuat syiar Islam melalui pendidikan Madrasah Diniyah.

"Kegiatan ini juga sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta sehat jasmani dan rohani," ujar Asep Japar saat membuka Porsadin VIII.

Ia mengatakan, melalui ajang tersebut para santri tidak hanya mengasah kemampuan akademik dan keterampilan, tetapi juga belajar membangun karakter yang disiplin, tangguh, percaya diri, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.

Baca Juga: Loker Sukabumi Sebagai Operator Forklift Minimal Lulusan SMA/SMK

Di tengah tantangan perkembangan zaman, lanjut Asep, keberadaan Madrasah Diniyah memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki bekal ilmu agama dan akhlak yang baik.

Bupati pun berpesan kepada seluruh peserta agar menampilkan kemampuan terbaik tanpa mengesampingkan nilai kejujuran dan kebersamaan.

"Kepada anak-anakku, tunjukkan kemampuan dan bakat terbaik kalian secara maksimal. Junjung pula nilai sportivitas dan kejujuran. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa, yang terpenting adalah proses belajar, kerja keras, dan kebersamaannya," pesannya.

Tak hanya kepada peserta, Asep Japar juga meminta dewan hakim menjalankan tugas secara profesional dan objektif agar mampu menghasilkan juara yang benar-benar berkualitas.

"Berikan penilaian yang objektif sehingga mampu melahirkan perwakilan terbaik yang nantinya akan mengharumkan Kabupaten Sukabumi di tingkat provinsi bahkan nasional," katanya.

Dalam Porsadin VIII ini, para santri mengikuti berbagai cabang perlombaan yang meliputi tahfiz Juz Amma, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), cerdas cermat, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Inggris, pidato Bahasa Arab, murotal, kaligrafi, puisi Islami, lari sprint 100 meter, bulu tangkis, tenis meja, sholawat, dan adzan.

Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Sukabumi KH Abdullah mengatakan, para juara pada Porsadin tingkat kabupaten akan melanjutkan perjuangan ke ajang Porsadin tingkat Provinsi Jawa Barat.

"Hasil lomba ini akan dilanjutkan hingga tingkat provinsi," ujarnya.

Baca Juga: 3 Bocah MD Akibat Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Polisi Ungkap Kronologi

Ketua FKDT Provinsi Jawa Barat H. Atep Abdul Gopar menambahkan, Kabupaten Sukabumi selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang konsisten melahirkan santri berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional.

Menurutnya, banyak santri asal Kabupaten Sukabumi yang berhasil meraih gelar juara di Jawa Barat, bahkan dipercaya menjadi wakil provinsi pada kompetisi tingkat nasional.

"Sukabumi selalu menorehkan juara di Jabar dan nasional," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini