3 Bocah MD Akibat Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Polisi Ungkap Kronologi

Sukabumiupdate.com
Jumat 24 Jul 2026, 07:18 WIB
3 Bocah MD Akibat Kebakaran di Nyalindung Sukabumi, Polisi Ungkap Kronologi

Kapolsek Nyalindung, IPTU M Yanuar Fajar di lokasi kebakaran (Sumber: Sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com – Musibah memilukan terjadi di Kampung Babakanbandung RT 01/06, Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, Rabu (22/7/2026) malam. Sebuah rumah panggung hangus terbakar dan menewaskan tiga bocah yang tengah tertidur di dalam satu kamar.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19..49 WIB. Ketiga korban anak itu meninggal dunia dengan kondisi luka bakar hampir 100 persen. Sementara kakak tertua dan nenek korban berhasil selamat.

Kapolsek Nyalindung, IPTU M. Yanuar Fajar, mengatakan kebakaran diduga bermula dari lilin yang digunakan sebagai penerangan saat terjadi pemadaman listrik.

Baca Juga: Cuaca Jabar 24 Juli 2026, Sukabumi Cerah Berawan di Pagi hingga Siang Hari

"Bahwa hari ini telah terjadi kebakaran di satu unit rumah, tadi kejadian kurang lebih pukul 19.30 WIB. Di mana kronologi anak pertama menyalakan lilin di ruang tamu karena kondisi sedang mati lampu. Setelah menyalakan lilin kemudian tidur dan terjadilah kebakaran," ujar Yanuar kepada sukabumiupdate.com di lokasi. 

Saat kejadian, rumah tersebut dihuni lima orang. Tiga anak menjadi korban meninggal dunia, sedangkan nenek dan kakak korban selamat.

"Penghuni rumah ini totalnya ada lima, jadi tiga meninggal dunia, yang dua selamat," katanya.

Baca Juga: Proyek BRT Bandung Raya Senilai Rp1,3 Triliun Dimulai, KDM Sebut Era Baru Transportasi Publik

Menurutnya, ketiga korban merupakan saudara kandung yang selama ini tinggal bersama neneknya. Sementara kedua orang tua mereka sedang berada di luar kota saat musibah terjadi.

"Ini statusnya saudara kandung, cuma tinggalnya sama neneknya. Untuk orang tua kebetulan tidak berada di lokasi, sedang di luar kota, mungkin kerja atau ada kegiatan lain," jelasnya.

Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, aliran listrik di wilayah tersebut padam sejak sekitar pukul 18.00 WIB dan hingga pukul 22.25 WIB listrik masih belum kembali menyala.

Baca Juga: Semuanya Perempuan, Identitas Korban Longsor Tambang Emas Ilegal di Lengkong Sukabumi

"Tadi informasi dari warga, pemadaman listrik itu dimulai dari pukul 18.00 WIB sampai 22.25 WIB juga masih padam," ungkapnya.

Kebakaran berlangsung sekitar 30 menit sebelum akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama aparat, BPBD, petugas pemadam kebakaran, dan warga sekitar.

"Tadi sudah mendapat laporan, kita koordinasi dengan BPBD dan Damkar agar tidak merembet ke rumah lain dan alhamdulillah sekarang api sudah padam," ujarnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut Motor dan Truk Kontainer di Parungkuda Sukabumi

Yanuar menuturkan seluruh korban ditemukan berada di satu kamar. Hingga kini, polisi masih mendalami apakah ruangan tersebut dalam kondisi terkunci saat kebakaran terjadi.

"Semua korban tidur di satu kamar. Kondisi terkunci, itu masih kita dalami karena sekarang masih fokus ke penanganan korban," katanya.

Akibat ganasnya kobaran api, kondisi jenazah korban mengalami luka bakar sangat parah.

Baca Juga: Satu Hektare Kebun Jati Terbakar di Bantargadung Sukabumi, Api Nyaris Merembet ke Permukiman

"Luka bakar hampir 100 persen, malah ada bagian atau organ tubuh yang hilang," tutur Yanuar.

Korban diketahui terdiri dari seorang balita, anak usia PAUD, dan siswa sekolah dasar. Sementara kakak tertua mereka berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut.

"Tadi itu ada yang belum sekolah, PAUD, sama SD. Sementara kakak yang paling tua atau yang pertama itu selamat, dan neneknya juga selamat," pungkasnya.

Baca Juga: Luka Modric Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2027, Siap Bermain di Usia 41 Tahun

Usai proses evakuasi, jenazah ketiga korban langsung disalatkan dan rencananya dimakamkan pada malam itu juga. Polisi masih berkoordinasi dengan pihak PLN serta melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini