Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Kota Sukabumi

Sukabumiupdate.com
Selasa 23 Jun 2026, 21:15 WIB
Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Kota Sukabumi

Polisi saat memeriksa mayat perempuan tanpa identitas di sebuah hotel di Kota Sukabumi | Foto : Turangga Anom

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang perempuan tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar hotel yang berada di kawasan Kelurahan Kebonjati, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Selasa (23/6/2026).

Penemuan jenazah tersebut bermula saat pihak hotel mendapati seorang tamu perempuan belum meninggalkan kamar meski masa menginapnya telah berakhir. Karena tak mendapat respons, petugas hotel kemudian membuka kamar menggunakan kunci cadangan dan menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Cikole, AKP Ma'ruf Murdianto mengatakan, pihaknya menerima informasi dari pegawai hotel sekitar pukul 13.00 WIB. Setelah mendapat laporan, personel Polsek Cikole bersama tim Inafis Polres Sukabumi Kota langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan.

"Kurang lebih sekira pukul 13.00, piket Polsek Cikole mendapatkan informasi di mana pegawai hotel menghubungi, yang mana di salah satu hotel di Jalan Stasiun itu ditemukan tamu hotel berjenis kelamin perempuan. Diketahui waktunya untuk check out atau untuk selesai, tapi masih belum keluar. Setelah dibuka dengan kunci cadangan, salah satu petugas menghubungi piket Polsek Cikole," kata Murdianto kepada sukabumiupdate.com, Selasa malam (23/6/2026).

Baca Juga: Kronologi Remaja Cikidang Tenggelam di Curug Tiga Jayanegara, Sempat Diingatkan Teman

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal, polisi belum menemukan indikasi yang mengarah pada tindak kekerasan. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD R. Syamsudin SH Kota Sukabumi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

"Karena tadi piket Cikole bersama Inafis itu datang ke TKP dan belum ditemukan hal-hal yang mencurigakan, atau itu kekerasan. Yang sampai saat ini jenazah masih di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah R. Syamsudin, Kota Sukabumi," ujarnya.

Meski demikian, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya. Penanganan kasus tersebut juga melibatkan Satreskrim Polres Sukabumi Kota.

"Sampai saat ini masih penyelidikan. Jadi nanti koordinasi dengan Satreskrim, sesuai dengan petunjuk. Nanti kita dibantu sama Satreskrim Polres Sukabumi Kota," ucap Murdianto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap tubuh korban, polisi tidak menemukan luka yang mengindikasikan adanya penganiayaan maupun kekerasan fisik.

"Dugaan sementara, sesuai dengan ini masih visum luar, karena memang kita harus mendapat persetujuan dari keluarganya, tidak ada luka-luka yang mencurigakan, baik patah, lecet, ataupun yang diduga tanda-tanda kekerasan," katanya.

Baca Juga: 55 Ribu Buruh Bekasi Terancam PHK Imbas Kenaikan Harga Gas Industri

Murdianto menjelaskan, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan saat ditemukan mengenakan celana jins, sepatu hitam serta sweater hitam. Namun hingga kini identitasnya masih belum diketahui.

"Yang pasti jenazah itu perempuan. Sampai saat ini kita masih penyelidikan untuk pengembangan penemuan mayat," ungkapnya.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang ditemukan di dalam kamar. Salah satunya sebuah tas milik korban yang langsung diamankan petugas Inafis untuk kebutuhan penyelidikan.

"Ada, ada, ada. Satu tas, ya. Tapi isinya kami nggak ini karena tadi langsung diamankan sama Inafis Satreskrim," ujarnya.

Sementara itu, polisi memastikan tidak menemukan telepon genggam di lokasi penemuan jenazah. Hingga Selasa malam, penyidik telah meminta keterangan dari sedikitnya dua orang pegawai hotel yang mengetahui peristiwa tersebut.

"Sampai saat ini kita memeriksa pegawai petugas hotel, ya. Mulai dua orang kalau nggak salah," tandas Murdianto.

Polisi juga mengungkap bahwa korban tercatat masuk ke hotel sehari sebelum ditemukan meninggal dunia. Kasus tersebut kini masih dalam proses penyelidikan untuk mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematiannya.

Berita Terkait
Berita Terkini