Apesnya Komplotan Maling Domba di Cikakak, Kepergok Warga Gegara Ban Mobil Bocor

Sukabumiupdate.com
Rabu 03 Jun 2026, 12:26 WIB
Apesnya Komplotan Maling Domba di Cikakak, Kepergok Warga Gegara Ban Mobil Bocor

Angkut 4 domba curian, komplotan maling tertangkap warga usai ban mobil bocor di Cikakak Sukabumi. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi pencurian hewan ternak terjadi di Kampung Ciranji RT 02/09, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (3/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Beruntung, aksi kriminal tersebut berhasil digagalkan warga setelah mobil yang dikendarai para pelaku mengalami pecah ban di tengah jalan saat mencoba kabur.

Dalam peristiwa tersebut, korban diketahui bernama Pupun Purwati, seorang warga setempat yang sempat kehilangan empat ekor domba dari dalam kandangnya saat ia tengah terlelap tidur.

Berdasarkan keterangan dari saksi mata sekaligus warga Kampung Ciranji, Miraj Arifin, pelaku diduga kuat berjumlah dua orang. Untuk melancarkan aksinya, mereka nekat mengangkut keempat ekor domba hasil curian tersebut ke dalam kabin mobil minibus Suzuki Ertiga berwarna putih.

"Setelah berhasil mengambil domba dari Kampung Ciranji, pelaku melintasi jalur Pasirgomong menuju Cipedes. Saat tiba di Kampung Cileungsing, Desa Cileungsing, mobil yang mereka gunakan mengalami kebocoran ban," ujar Miraj kepada sukabumiupdate.com, Rabu pagi.

Baca Juga: 6 Pelaku Sindikat Curanmor Lintas Sukabumi-Cianjur Diringkus, Beraksi di 7 TKP

Kondisi ban yang mengempis memaksa kedua pelaku menghentikan laju kendaraan di pinggir jalan yang sepi untuk menggantinya dengan ban serep. Di waktu yang bersamaan, korban dan warga Kampung Ciranji yang menyadari bahwa ternak mereka telah raib langsung bergerak melakukan penyisiran ke sejumlah rute pelarian yang diduga dilalui pelaku.

Keberadaan sebuah mobil minibus yang terparkir darurat di tepi jalan Kampung Cileungsing tersebut sontak memicu kecurigaan rombongan warga yang sedang melakukan perburuan.

Awalnya, kedua pria di dalam mobil mencoba tenang dan berusaha mengelabui warga dengan berpura-pura mengaku sebagai sopir dan kru travel yang sedang tersesat serta meminta informasi lokasi tukang tambal ban terdekat.

Namun, sepandai-pandainya pelaku bersandiwara, kedok mereka akhirnya terbongkar warga yang mendengar suara embikan domba dari dalam mobil.

Warga kemudian memeriksa kendaraan tersebut dan menemukan empat ekor domba dalam kondisi terikat rapi di bagian belakang mobil.

"Begitu mobil dibuka, ternyata benar ada empat ekor domba di dalamnya. Warga langsung memastikan bahwa domba tersebut milik korban yang sebelumnya dilaporkan hilang," kata Miraj.

Baca Juga: Respon Aksi 2.6.26 Tiga Fraksi Teken Hak Angket, PPP Kota Sukabumi: Bukan Pemakzulan

Temuan empat ekor domba di dalam mobil travel gadungan itu seketika menyulut emosi warga yang berada di lokasi. Massa yang telanjur geram sempat melayangkan bogem mentah dan berusaha menghakimi kedua pelaku.

Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Cikakak yang menerima laporan darurat bergerak cepat dan langsung tiba di lokasi kejadian sebelum situasi kian tidak terkendali.

"Nah dari situ warga berhamburan untuk menghakimi, tapi alhamdulillah bisa secepatnya ditangani oleh pihak Polsek Cikakak yang cepat bisa datang ke lokasi kejadian. Pelakunya dua orang, yakni sopir dan rekannya," pungkas Miraj.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Cikakak, AKP Dudung A. Jamin, membenarkan adanya peristiwa penggagalan aksi pencurian hewan ternak tersebut. Dudung menyatakan bahwa kedua terduga pelaku saat ini sudah dilimpahkan ke polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Ada (kejadiannya), saat ini (kedua pelaku) sudah diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukabumi untuk proses penyidikan mendalam," kata Dudung.

Menurut Dudung, kendaraan roda empat yang digunakan terduga pelaku untuk mengangkut domba hasil curian saat ini diamankan sebagai barang bukti di Mapolsek Cikakak. Sementara itu, empat ekor domba yang sempat dibawa kabur pelaku telah dikembalikan dan dititipkan kepada pemiliknya.

"Barang bukti roda empat ada di Polsek. Domba dititipkan ke korban," imbuhnya.

Berita Terkait
Berita Terkini