Pasca Longsor KM 72 Tol Bocimi, BPJT Instruksikan TJT Evaluasi Menyeluruh Seluruh Lereng

Sukabumiupdate.com
Jumat 08 Mei 2026, 11:49 WIB
Pasca Longsor KM 72 Tol Bocimi, BPJT Instruksikan TJT Evaluasi Menyeluruh Seluruh Lereng

Lokasi titik longsor di KM 72 Tol Bocimi. (Sumber Foto: IG BPJT Kementerian PU)

SUKABUMIUPDATE.com - Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menginstruksikan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol (TJT) untuk melakukan evaluasi total pasca insiden longsor di KM 72 Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi.

Meskipun akses jalan telah dibuka kembali secara normal sejak Kamis (7/5) dini hari, BPJT menekankan pentingnya mitigasi risiko guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.

Diketahui longsor yang terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Material tanah menutupi area sepanjang 25 meter dengan ketinggian lereng mencapai 15 meter, yang sempat melumpuhkan jalur utama arah Parungkuda menuju Jakarta.

Baca Juga: Karyawan Tewas di Teras Minimarket Kalibunder, Diduga Gandir Akibat Tertekan Biaya Nikah

Kepala BPJT Kementerian PU, Wilan Oktavian, menyatakan pihaknya langsung mengerahkan 2 unit excavator, 10 unit dump truck, dan 3 unit water tank untuk mempercepat evakuasi material. Adapun penanganan darurat dilakukan dengan menutup lereng menggunakan geotextile untuk meminimalkan infiltrasi air hujan ke material longsoran.

"Begitu kejadian dilaporkan, penanganan langsung di lakukan di lokasi. Fokus kami adalah membuka akses secepat mungkin tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Alat berat dan personel segera diturunkan sehingga dalam beberapa jam lajur sudah bisa difungsikan kembali," ujar Wilan Oktavian dikutip dari akun instagram BPJT, Jumat (8/5/2026).

3 Instruksi Tegas BPJT untuk PT Trans Jabar Tol

Guna menjamin keamanan jangka panjang, BPJT meminta PT TJT selaku operator jalan tol segera menindaklanjuti tiga poin krusial:

1. Evaluasi Menyeluruh Kondisi Lereng: Melakukan evaluasi terhadap kondisi stabilitas lereng, sistem drainase, serta kondisi seluruh aset jalan tol yang terdampak longsoran.

2. Identifikasi Potensi Longsor di Lokasi Lain: Mengingat beberapa kejadian serupa di ruas tol Ciawi-Sukabumi, harus dilakukan identifikasi lokasi rawan lain untuk mitigasi preventif.

3. Penyampaian Desain Penanganan Permanen: Menyampaikan hasil evaluasi teknis, desain perkuatan lereng, serta rencana tindak lanjut perbaikan untuk dievaluasi lebih lanjut.

Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Cecep di Kalibunder, Traktor dan Motor Ikut Terbakar

Diberitakan sebelumnya, akses jalan Bocimi Seksi 2 yang sempat ditutup akibat longsor di KM 72, Kecamatan Ciambar, kini telah resmi dibuka kembali secara total untuk kedua arah. Pihak kepolisian mulai membuka jalur tersebut pada Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriyadi, mengonfirmasi bahwa kondisi jalur utama (mainroad) di titik lokasi longsor sudah dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan. Namun, ia menekankan bahwa proses perbaikan permanen di bagian lereng jalan masih terus berjalan.

Bapenda

Meskipun arus lalu lintas sudah normal, Abdul Hakim menjelaskan bahwa penanganan teknis di lapangan masih dalam tahap evaluasi oleh para ahli. Hal ini dilakukan guna memastikan stabilitas lereng dalam jangka panjang.

"Kondisi mainroad titik longsor sudah aman, namun untuk penanganan lanjutan di lereng masih on progress. Penanganan permanennya masih dalam tahap review ahli," ujar Abdul Hakim kepada sukabumiupdate.com, Kamis pagi.

Untuk menjamin keamanan pengguna jalan selama masa pemulihan, lanjut Abdul, sejumlah pengamanan tambahan masih diterapkan di lokasi kejadian. Yakni berupa pemasangan water barrier untuk menjaga jarak aman kendaraan dan sejumlah alat berat masih disiagakan untuk kebutuhan pengerjaan lanjutan.

Abdul kemudian mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi Tol Bocimi, khususnya di sekitar KM 72, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati. Kami juga memohon maaf atas gangguan kenyamanan yang terjadi akibat peristiwa longsor kemarin," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini