Pasca Marwan Hamami, Golkar Sukabumi Didorong Lahirkan Pemimpin Muda Loyal

Sukabumiupdate.com
Jumat 07 Agu 2026, 21:31 WIB
Pasca Marwan Hamami, Golkar Sukabumi Didorong Lahirkan Pemimpin Muda Loyal

JA Subagyo, tokoh senior Partai Golkar Kabupaten Sukabumi | Foto : SU

SUKABUMIUPDATE.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, berbagai pandangan mulai mengemuka terkait arah regenerasi kepemimpinan partai berlambang pohon beringin tersebut setelah dipimpin selama sekitar tiga periode oleh Marwan Hamami.

Sejak Marwan Hamami mengakhiri masa kepemimpinannya pada Mei 2025, DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi diketahui telah dipimpin oleh dua orang pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai menjadi momentum penting bagi partai untuk menentukan arah kepemimpinan baru melalui Musda.

Tokoh senior Golkar, Cicurug, Kabupaten Sukabumi, JA Subagyo, mendorong agar Musda menjadi ajang melahirkan pemimpin dari kalangan internal Partai Golkar yang memiliki loyalitas terhadap organisasi serta tetap menghormati dan menjunjung tinggi para senior yang telah membesarkan partai.

Menurutnya, regenerasi merupakan kebutuhan organisasi, namun harus dibangun di atas nilai-nilai penghormatan terhadap kader senior.

"Kader muda harus tampil, tapi kader muda yang tidak lupa purwadaksi kepada para senior. Karena kalau tidak ada senior, tidak akan ada mereka," ujar Subagyo, kepada sukabumiupdate.com, Jumat (7/8/2026).

Baca Juga: KUA-PPAS 2027 Disepakati, KDM Prioritaskan Layanan Dasar dan Konektivitas Wilayah di Jabar

Ia menilai kepemimpinan Golkar ke depan sebaiknya dipegang oleh kader asli Golkar agar proses konsolidasi organisasi berjalan lebih baik dan identitas partai tetap terjaga.

Selain mendorong regenerasi, Subagyo juga mengingatkan agar dinamika menjelang Musda tidak berkembang menjadi kubu-kubuan yang berpotensi memecah soliditas partai.

"Jangan sampai menjelang Musda muncul sekat-sekat baru di tubuh partai. Perbedaan pilihan itu wajar, tetapi setelah proses selesai semua kader harus kembali bersatu," katanya.

Lebih lanjut, Subagyo menilai transisi kepemimpinan pasca-Marwan Hamami merupakan kesempatan penting bagi Partai Golkar Kabupaten Sukabumi untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus membenahi pengelolaan organisasi dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan penilaiannya terhadap kepemimpinan Golkar pada periode sebelumnya. Menurutnya jangan sampai terulang kepemimpinan seperti saat era Marwan Hamami.

"Jadi kalau ada apa-apa, tidak akan seperti Marwan (Ketua DPD Golkar sekaligus Bupati) gitu jadi pacorok kokod," ujarnya.

Baca Juga: Perumdam TJM Sukabumi Buka Ruang Dialog: Tegaskan Transparansi Informasi Publik

Subagyo juga membenarkan menjelang Musda kali ini banyak orang-orang yang bukan kader partai Golkar yang turut nimbrung. Ia pun mengingatkan hal tersebut tidak baik bagi Golkar Sukabumi.

Berita Terkait
Berita Terkini