Tol Bocimi Seksi 2 Dibuka Kembali Pasca Longsor, TJT: Penanganan Lereng Masih Berlanjut

Sukabumiupdate.com
Kamis 07 Mei 2026, 06:56 WIB
Tol Bocimi Seksi 2 Dibuka Kembali Pasca Longsor, TJT: Penanganan Lereng Masih Berlanjut

Kondisi di titik longsor KM 72 Tol Bocimi Seksi 2 yang sudah rampung ditangani. Arus lalu lintas dibuka kembali. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Akses jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 2 yang sempat ditutup akibat longsor di KM 72, Kecamatan Ciambar, kini telah resmi dibuka kembali secara total untuk kedua arah. Pihak kepolisian mulai membuka jalur tersebut pada Kamis (7/5/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB.

Direktur Utama PT Trans Jabar Tol (TJT), Abdul Hakim Supriyadi, mengonfirmasi bahwa kondisi jalur utama (mainroad) di titik lokasi longsor sudah dinyatakan aman untuk dilalui kendaraan. Namun, ia menekankan bahwa proses perbaikan permanen di bagian lereng jalan masih terus berjalan.

Meskipun arus lalu lintas sudah normal, Abdul Hakim menjelaskan bahwa penanganan teknis di lapangan masih dalam tahap evaluasi oleh para ahli. Hal ini dilakukan guna memastikan stabilitas lereng dalam jangka panjang.

"Kondisi mainroad titik longsor sudah aman, namun untuk penanganan lanjutan di lereng masih on progress. Penanganan permanennya masih dalam tahap review ahli," ujar Abdul Hakim kepada sukabumiupdate.com, Kamis pagi.

Baca Juga: Evakuasi Longsor Rampung, Tol Bocimi Seksi 2 Kembali Dibuka

Untuk menjamin keamanan pengguna jalan selama masa pemulihan, lanjut Abdul, sejumlah pengamanan tambahan masih diterapkan di lokasi kejadian. Yakni berupa pemasangan water barrier untuk menjaga jarak aman kendaraan dan sejumlah alat berat masih disiagakan untuk kebutuhan pengerjaan lanjutan.

Abdul kemudian mengimbau seluruh pengguna jalan yang melintasi Tol Bocimi, khususnya di sekitar KM 72, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati.

"Kami mengimbau pengguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati. Kami juga memohon maaf atas gangguan kenyamanan yang terjadi akibat peristiwa longsor kemarin," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini