SUKABUMIUPDATE.com - Banjir akibat luapan sungai Cibadak terjadi di Kampung Panagan RT 03 RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini dipicu hujan yang menyebabkan debit air sungai meningkat.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengatakan banjir terjadi setelah hujan reda dan air sungai meluap ke permukiman warga dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter.
“Air sungai meluap setelah hujan reda dan masuk ke permukiman warga dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter,” ujar Mawaldi.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 kepala keluarga atau 35 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 10 rumah warga terendam banjir. Meski demikian, tidak ada korban meninggal dunia, luka, maupun hilang, dan tidak ada warga yang mengungsi.
Mawaldi menuturkan, warga sempat melakukan evakuasi mandiri dengan menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah. Setelah itu, warga bersama P2BK dan masyarakat bergotong royong membersihkan sisa air dan material banjir.
Baca Juga: Hujan Intensitas Tinggi Picu Longsor di Nagrak Sukabumi, Enam Rumah Warga Terancam
Ia menambahkan, kondisi air mulai surut dan dinyatakan telah kembali normal sekitar pukul 17.18 WIB. Banjir akibat luapan sungai ini, kata dia, kerap terjadi di wilayah tersebut saat curah hujan tinggi.
“Untuk penanganan ke depan, dibutuhkan pembangunan bronjong sebagai tanggul pembatas aliran sungai guna mengurangi risiko banjir serupa,” katanya.
Selain melakukan pengecekan dan assessment di lokasi kejadian, P2BK Cibadak juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi,” pungkasnya.






