Uji Coba Sirine Tsunami di Palabuhanratu, Warga Diimbau Tak Panik

Uji Coba Sirine Tsunami di Palabuhanratu, Warga Diimbau Tak Panik

Ilustrasi speaker sirine tsunami | Foto : Pixabay

SUKABUMIUPDATE.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Sukabumi akan melaksanakan tes atau aktivasi pengecekan fungsi sirine tsunami di wilayah Palabuhanratu, pada Kamis, (26/3/2026), besok.

Dalam pengumumnan yang beredar, kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pukul 10.00 WIB. Uji coba ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat sirine tsunami berfungsi dengan baik sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

BPBD mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di sekitar lokasi, agar tidak panik saat mendengar bunyi sirine. Pasalnya, suara sirine yang terdengar merupakan bagian dari proses pengujian, bukan tanda adanya kondisi darurat.

Baca Juga: H+4 Lebaran, 23 Ribu Kendaraan Belum Kembali dari Sukabumi

"Kami mohon kerja sama dari masyarakat sekitar dan kami himbau agar tidak panik ketika mendengar bunyi sirine dikarenakan ini hanyalah pengetesan untuk memastikan peralatan dalam kondisi baik,” demikian disampaikan dalam pemberitahuan resmi BPBD Provinsi Jawa Barat. Rabu (25/3/2026).

Terpisah, Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, menyampaikan terdapat lima titik TEWS atau Tsunami Early Warning System yang akan diuji coba, yaitu di Kelurahan Palabuhanratu, Dermaga PPN, Gedung Pusat GIC, Kantor Balawista, dan Pantai Loji.

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB