SUKABUMIUPDATE.com – Arus lalu lintas yang berada di jalur kawasan wisata Palabuhanratu–Cikidang, tepatnya di Tanjakan Pasir Bilih, Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, terpantau padat pada Selasa (24/3/2026) siang.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekitar pukul 12.00 WIB, antrean panjang kendaraan roda dua hingga roda empat pun tak terhindarkan. Kondisi tanjakan yang curam ditambah kepadatan arus kendaraan membuat sejumlah kendaraan kesulitan menguasai medan. Bahkan, tak sedikit kendaraan roda empat yang akhirnya harus diganjal menggunakan batu agar tidak mundur saat berhenti di tengah tanjakan.
Sejumlah penumpang pun terlihat terpaksa turun dan berjalan kaki demi mengurangi beban kendaraan agar bisa melewati tanjakan Pasir Bilih.
Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab Macet Horor Jalur Cikidang Sukabumi di Arus Balik H+3 Lebaran
Ruly (27), wisatawan asal Bogor, mengaku terjebak kemacetan saat hendak pulang usai berlibur bersama keluarganya di kawasan Pantai Karanghawu.
“Saya habis dari Karanghawu mau pulang ke Bogor, nginep sama keluarga di pantai. Ini jalannya banyak tanjakan, tadi juga ada mobil yang diganjal karena mungkin tidak kuat menahan,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Selasa (24/3/2026).
Sementara itu, kejadian malang juga dialami sejumlah pengendara motor yang kendaraannya mengalami kerusakan akibat kondisi macet di tanjakan. Salah satunya dialami Obet, warga Leuwiliang, Kabupaten Bogor, yang harus mengangkut motornya menggunakan mobil bak terbuka.
Baca Juga: Buntut Tragedi 3 Wisatawan Tewas, Legalitas Tiket dan Pengelolaan Tenda Biru Disorot Dispar
Ia menjelaskan, motornya mengalami kerusakan saat terjebak antrean di tanjakan. “Pas tanjakan macet, beban berat, terus ngerem mendadak di posisi nanjak. Kampas ganda rem nggak kuat, sempat bunyi, terus keluar asap dari mesin, akhirnya mati total,” kata Obet.
Menurutnya, banyak pengendara lain mengalami hal serupa, terutama pada motor matik. “Di bawah juga banyak yang kena. Kebanyakan motor matik seperti PCX, NMAX, Beat, Vario, itu kampas gandanya nggak kuat karena kondisi macet dan sering ngerem mendadak,” tambahnya.






