Kontainer Mogok di Tanjakan Pamuruyan Cibadak, Lalu Lintas Macet Dua Arah

Sukabumiupdate.com
Selasa 03 Mar 2026, 05:13 WIB
Kontainer Mogok di Tanjakan Pamuruyan Cibadak, Lalu Lintas Macet Dua Arah

Mobil terjebak di jalan nasional Bagbagan Kiara Dua Sukabumi yang amblas akibat pergerakan tanah (Sumber: Sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah truk kontainer dari arah Sukabumi menuju Jakarta mogok di tanjakan Pamuruyan, tepatnya di Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor, depan Klinik 24 Jam, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 21.45 WIB.

Kendaraan bernomor polisi H 9266 QA itu berhenti dalam posisi agak melintang di jalan nasional kawasan tanjakan Pamuruyan, sehingga sebagian badan jalan tertutup dan arus lalu lintas harus diberlakukan sistem bergantian.

Warga sekitar, Mawaldi, menuturkan truk tersebut datang dari arah Sukabumi menuju Jakarta dan tiba-tiba mogok saat melintasi tanjakan. Ia mengatakan posisi truk yang melintang membuat kendaraan dari kedua arah tersendat.

Baca Juga: DPRD Mulai Ingatkan Perusahaan di Sukabumi Agar Bayar Penuh THR Buruh

“Truknya melintang di tanjakan, jadi kendaraan dari arah Sukabumi ke Jakarta maupun sebaliknya harus antre dan jalan bergantian,” ujar Mawaldi di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, kemacetan ke arah Sukabumi mengular mulai dari Pamuruyan hingga Gerbang Tol Parungkuda. Sementara kendaraan yang menuju arah Bogor, antrean terlihat dari Pamuruyan sampai Simpang Ratu Cibadak.

Mawaldi juga menjelaskan truk tersebut mengangkut sekitar 27 ton batu alam dari Kecamatan Cikembar dengan tujuan kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Ditahan Imbang Persebaya, Persib Bandung Tetap Puncaki Klasemen Super League

Ia menyebut kendaraan mengalami kerusakan pada bagian radiator yang pecah, kipas radiator rusak, serta dudukan mesin bermasalah sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan. 

“Perbaikan sedang diupayakan agar truk dapat segera dipindahkan dari badan jalan,” katanya.

Saat kejadian, kata dia, kondisi cuaca gerimis dan permukaan jalan licin. 

Baca Juga: Stok BBM Indonesia Hanya Cukup untuk 20 Hari, Antisipasi Imbas Perang Iran‑Israel‑AS

“Di lokasi, anggota Satlantas Polres Sukabumi dibantu warga setempat melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup,” pungkasnya.

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini