Truk Mogok Bikin Macet di Pamuruyan Cibadak, PU Luruskan Isu Jembatan Amblas

Sukabumiupdate.com
Kamis 22 Jan 2026, 21:37 WIB
Truk Mogok Bikin Macet di Pamuruyan Cibadak, PU Luruskan Isu Jembatan Amblas

Kondisi kemacetan di Pamuruyan Cibadak, Kamis (22/1/2026) pagi. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Kemacetan panjang sempat melanda ruas Jalan Raya Nasional Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Pamuruyan, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Kamis (22/1/2026) pagi. Kepadatan lalu lintas terjadi akibat sebuah truk kontainer mogok di tanjakan Cipamuruyan, tepat di sekitar arah MAN Cibadak.

Kemacetan kian parah karena peristiwa tersebut terjadi bertepatan dengan jam sibuk aktivitas masyarakat, terutama jam masuk kerja dan sekolah. Volume kendaraan dari dua arah meningkat drastis, menyebabkan arus lalu lintas sempat lumpuh.

Pengawas Lapangan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) PPK 2.1 Jawa Barat, Agus Warso, menjelaskan bahwa truk kontainer yang mogok tersebut mengunci pergerakan kendaraan dari arah Sukabumi menuju Bogor maupun sebaliknya.

Baca Juga: 28 Juta Warga Indonesia Diprediksi Alami Gangguan Jiwa oleh Menteri Kesehatan

“Informasi yang kami terima, ada truk kontainer yang mogok di tanjakan Cipamuruyan. Kejadiannya berbarengan dengan jam masyarakat berangkat kerja dan anak-anak sekolah, sehingga arus kendaraan dari Cibadak ke Bogor dan sebaliknya terkunci di pertigaan,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (22/1/2026).

Situasi di lapangan semakin tidak terkendali ketika sejumlah pengendara sepeda motor saling berebut jalur. Bahkan, banyak pengendara roda dua nekat melawan arah, yang justru memperparah kepadatan lalu lintas.

“Motor-motor saling berebut, banyak juga yang berlawanan arah. Akhirnya kendaraan menumpuk dan stuck sampai Simpang Nagrak dan Jembatan Cipamuruyan. Kemacetannya cukup panjang,” tuturnya.

Berdasarkan informasi dari petugas kepolisian, lanjut Agus Warso, truk kontainer tersebut diketahui mengalami mogok sejak waktu subuh, meski waktu pastinya belum dapat dipastikan. Truk tersebut melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Baca Juga: Cek Fakta: Kabar Jembatan Pamuruyan Amblas Tersebar di Grup WhatsApp

Warso menyebut, arus lalu lintas mulai berangsur mengurai sekitar pukul 06.30 WIB. “Sekitar jam setengah tujuh pagi kendaraan sudah mulai bergerak. Jam 07.00 WIB arus lalu lintas mulai mengalir meskipun masih padat. Sekitar 07.30 WIB kondisinya kembali normal,” jelasnya.

Selain menjelaskan penyebab kemacetan, Agus Warso juga menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai Jembatan Pamuruyan yang disebut amblas merupakan berita lama yang kembali diviralkan dan tidak sesuai dengan kondisi saat ini.

Ia menjelaskan, peristiwa amblasnya jembatan tersebut memang terjadi pada akhir tahun 2022. Namun, kerusakan tersebut telah lama ditangani dan diperbaiki oleh pihak terkait. Saat ini, kondisi jembatan dinyatakan aman, normal, dan berfungsi sebagaimana mestinya.

Terkait maraknya informasi yang menimbulkan keresahan masyarakat, Agus Warso mengimbau publik agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

“Kami dari Kementerian PU berharap masyarakat tidak termakan oleh berita-berita yang tidak ada dasar fakta lapangannya. Kalau itu berita lama yang diangkat kembali lalu disebarkan seolah-olah kemacetan hari ini dampak dari kejadian tersebut, itu tidak benar,” tandasnya.

 

Berita Terkait
Berita Terkini