SUKABUMIUPDATE.com – Suasana Alun-alun Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, tampak selalu ramai selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Sejak sore hari hingga waktu berbuka puasa, kawasan ruang publik yang baru diresmikan ini dipadati warga yang ngabuburit sekaligus berburu takjil.
Alun-alun Jampangtengah diresmikan oleh Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Andreas pada Senin malam, 17 November 2025. Berlokasi di bekas Terminal Bojonglopang, Desa Jampangtengah, alun-alun ini berada di pinggir jalan provinsi Jampangtengah–Kiaradua yang menjadi jalur utama menuju wilayah Pajampangan dari Kota Sukabumi.
Letaknya yang strategis membuat kawasan ini mudah dijangkau masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas. Tak heran, sejak memasuki bulan Ramadan, alun-alun tersebut menjadi salah satu tujuan favorit warga untuk menunggu waktu berbuka puasa.
Pembangunan Alun-alun Jampangtengah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dengan anggaran sekitar Rp4,7 miliar yang bersumber dari APBD. Fasilitas yang memadai serta ruang terbuka yang nyaman menjadikan area ini cepat berfungsi sebagai pusat aktivitas masyarakat.
Baca Juga: 100 Pedagang Ramaikan Pasar Takjil Lapang Sawit Tunggal Sagaranten Sukabumi
Abdilah Asmara dari Info Jampangtengah mengungkapkan, keramaian mulai terlihat sejak hari pertama Ramadan. Hingga hari kesepuluh pada Sabtu (28/2/2026), alun-alun selalu dipadati warga mulai pukul 16.00 WIB.
“Setiap sore selalu ramai. Warga datang untuk ngabuburit dan membeli takjil, bahkan banyak pengendara yang sengaja berhenti untuk berbuka puasa di sini,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com.
Beragam pilihan takjil tersedia di sepanjang kawasan alun-alun, mulai dari gorengan, kolak, es buah, es campur, hingga menu berat seperti sate ayam, ayam bakar, dan sate kambing. Deretan lapak pedagang tersebut turut menghadirkan berbagai kuliner tradisional yang diminati pengunjung.
Selain menjadi ruang publik baru, kehadiran Alun-alun Jampangtengah juga membawa dampak positif bagi perekonomian warga, khususnya pelaku UMKM lokal. Selama Ramadan, kawasan ini tak hanya menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi sosial, tetapi juga berperan sebagai penggerak ekonomi masyarakat Jampangtengah dan sekitarnya.






