SUKABUMIUPDATE.com - Menindaklanjuti polemik hunian tetap (huntap) di Desa Lembursawah, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama Pemerintah Desa Lembursawah dan BPD Lembursawah melakukan pertemuan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) BPBD Kabupaten Sukabumi, Ibnu Muksin, mengatakan pertemuan tersebut dilakukan sebagai upaya penyelesaian polemik yang terjadi terkait pembangunan huntap di Desa Lembursawah.
“Kami bersama Kepala Desa Lembursawah, BPD Lembursawah dan pihak pengembang bertemu langsung dengan BNPB untuk menyelesaikan polemik yang terjadi di Lembursawah. Selain itu, kami juga membahas pengajuan rumah rusak akibat bencana tahun 2024 dan 2025 di Kabupaten Sukabumi,” ujar Ibnu kepada Sukabumiupdate.com, Senin (16/2/2026).
Baca Juga: Muara Indah Cikaso Ramai Pengunjung, Botraman dan Mancing Daya Tarik Jelang Ramadan
Ia menjelaskan, Pemerintah Daerah melalui BPBD Kabupaten Sukabumi telah mengajukan data rumah rusak ke BNPB. Total terdapat 5.360 unit rumah terdampak bencana di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Dari Pemda melalui BPBD sudah masuk ke BNPB sebanyak 5.360 rumah se-Kabupaten Sukabumi, termasuk Desa Lembursawah di dalamnya karena masih wilayah Kabupaten Sukabumi,” jelasnya.
Ribuan rumah tersebut diklasifikasikan ke dalam tiga kategori kerusakan, yakni rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. Seluruh data tersebut saat ini masih dalam proses verifikasi dan tindak lanjut di tingkat pusat.
Baca Juga: 45 Ucapan Tahun Baru Imlek 2026, Terselip Doa dan Harapan
Ibnu menegaskan, BPBD terus berkoordinasi dengan BNPB agar proses penanganan, baik terkait huntap di Lembursawah maupun bantuan stimulan rumah rusak, dapat segera terealisasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Semua ini masih dalam proses. Kami berharap ada percepatan agar masyarakat terdampak bencana bisa segera mendapatkan kepastian dan bantuan sesuai aturan,” pungkasnya. (adv)



