Musrenbang 2026 Ciracap Sukabumi: 80 Persen Jalan Rusak dan Kampung Nelayan

Sukabumiupdate.com
Rabu 11 Feb 2026, 14:39 WIB
Musrenbang 2026 Ciracap Sukabumi: 80 Persen Jalan Rusak dan Kampung Nelayan

Musrambang Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi tahun 2026 (Sumber: sukabumiupdate)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kecamatan Ciracap menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2027. Kegiatan tersebut berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur pemerintahan, TNI-Polri, legislatif, serta elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Ciracap Iwan Muhdiawan, Sekretaris Kecamatan (Sekmat) Ciracap, Kasi Pemberdayaan Desa, Kasi Trantibum, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB Dadang Hermawan, Kapolsek Ciracap, Danpos TNI AL Ujunggenteng, Danpos TNI AU Ujunggenteng, Danramil Surade, Kepala UPTD Puskesmas, UPTD PU Ciemas, BPP Pertanian, UPTD Dalduk, para kepala desa, ketua Karang Taruna, ketua BPD, LPMD, operator SIPD, KUA Ciracap, Syahbandar, Polsus DKP, kelompok tani (Poktan), serta tokoh masyarakat.

Selain itu, Musrenbang juga diisi dengan arahan secara virtual melalui Zoom dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Diarpus Sukabumi Perkuat Literasi Geosains: Geopark Exchange Program Kochi University Jepang dan Universitas Padjajaran

Dalam paparannya, Camat Ciracap Iwan Muhdiawan menyampaikan sejumlah usulan prioritas dari delapan desa, yakni Desa Ciracap, Pasirpanjang, Purwasedar, Mekarsari, Cikangkung, Gunungbatu, Ujunggenteng dan Pangumbahan.

“Setiap desa menyampaikan usulan prioritas yang akan masuk dalam RKPD dan selanjutnya dibahas pada Musrenbang tingkat kabupaten,” ujarnya.

Iwan menjelaskan, mayoritas usulan yang disampaikan berkaitan dengan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten, irigasi pertanian, serta peningkatan sarana di bidang pendidikan dan pariwisata.

Baca Juga: Bisnis Batu Pantai di Cisolok, Antara Usaha Rakyat dan Keutuhan Bentang Alam Pesisir Sukabumi

Menurutnya, sebagai bagian dari kawasan Geopark Ciletuh yang telah diakui sebagai UNESCO Global Geopark, Kecamatan Ciracap memerlukan dukungan pembangunan yang memadai.

Kecamatan Ciracap merupakan zona Geopark Ciletuh, sehingga pembangunan infrastruktur dan penunjang lainnya sangat diperlukan guna mendukung kawasan wisata berkelas dunia,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PKB, Dadang Hermawan, menegaskan bahwa persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama yang harus segera ditangani.

Baca Juga: Puluhan Jamu Kuat Mengandung Obat Berbahaya, Bisa Picu Gagal Ginjal hingga Kematian

Hampir 80 persen ruas jalan kabupaten di wilayah Ciracap memerlukan penanganan. Di antaranya ruas MarelengCiracap, CiracapUjunggenteng, PasiripisCiracap, CikangkungCijoho, serta CibendaCiawet,” ungkap Dadang.

Ia menambahkan, ruas-ruas jalan tersebut memiliki peran strategis sebagai akses wisata, pendidikan, ekonomi, dan sosial masyarakat. Karena itu, pihaknya akan memperjuangkan agar usulan tersebut dapat terealisasi.

Selain infrastruktur jalan, Dadang juga menyampaikan bahwa tahun ini direncanakan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng.

Baca Juga: Kurt Cobain Dibunuh Bukan Bunuh Diri, Spesialis Forensik Temukan Fakta Baru

Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder, terutama dalam penyediaan lahan,” jelasnya.

Melalui Musrenbang ini, diharapkan seluruh usulan prioritas dari desa-desa di Kecamatan Ciracap dapat terakomodasi dalam perencanaan pembangunan daerah, sehingga mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. (adv)

 

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini