Dinkes Kota Sukabumi Berbagi di Panti Asuhan, Reni: Ramadan Momen Menuju Sehat Paripurna

Dinkes Kota Sukabumi Berbagi di Panti Asuhan, Reni: Ramadan Momen Menuju Sehat Paripurna

Foto bersama pegawai Dinkes Kota Sukabumi saat berbagi di panti asuhan. | Foto: Dinkes Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi beserta Badan Amil Zakat dan Koperasi Warga Husada Dinkes Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian sembako pada Jumat, 7 Maret 2025.

Kepala Dinkes Kota Sukabumi Dr. Reni R Muthmainnah, M.Kes. mengatakan dalam kegiatan ini Dinkes Kota Sukabumi memberikan bantuan berupa sembako kepada Panti Asuhan Muslimin Sukmawinata dan Panti Asuhan Bina Swadaya.

Reni berharap kegiatan Jumat lalu menjadi momentum berbagi kepada sesama di bulan suci. Ramadan juga, termasuk ibadah puasa, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk menuju kesehatan yang paripurna yakni sehat lahir dan batin.

Kepala Dinkes Kota Sukabumi Dr. Reni R Muthmainnah, M.Kes di agenda FPD pada 17 Februari 2025. | Foto: Dokpim Kota SukabumiKepala Dinkes Kota Sukabumi Dr. Reni R Muthmainnah, M.Kes. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Baca Juga: Diluncurkan! Dinkes Pimpin 15 Puskesmas di Kota Sukabumi Layani Cek Kesehatan Gratis

"Puasa melatih kita untuk sehat fisik, tetap bugar. Sedekah pada bulan Ramadan melatih kesehatan hati kita agar semakin terasah rasa empati pada sesama. Kebahagiaan Ramadan bukan milik kita sendiri, maka selayaknya kita berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara yang tidak lebih beruntung dengan kita," kata dia pada Senin (10/3/2025).

Dalam media sosialnya, Dinkes Kota Sukabumi menulis, "Setiap senyum yang terukir dari adik-adik di panti adalah bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun bisa membawa kebahagiaan besar. Semoga bantuan ini bermanfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua." (ADV)

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB