Iyos dan Asjap Kalahkan Desy Ratnasari, Simulasi Poltracking untuk Calon Bupati Sukabumi

Senin 10 Juni 2024, 15:22 WIB
Iyos Somantri, Desi Ratnasari, Asep Japar | Foto : Ist

Iyos Somantri, Desi Ratnasari, Asep Japar | Foto : Ist

SUKABUMIUPDATE.com - Beredar hasil survei terbaru untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi 2024 yang disebut-sebut sebagai survei internal Golkar.

Dalam tangkapan layar hasil survei yang diterima redaksi sukabumiupdate.com, pada Senin (10/6/2024) memperlihatkan satu slide survei dengan simulasi 15 nama bakal calon.

Saat dikonfirmasi, salah seorang kader Golkar Kabupaten Sukabumi yang tidak mau disebutkan namanya membenarkan tangkapan layar tersebut bagian dari dokumen hasil survei internal Golkar yang dilakukan belakangan ini.

Tangkapan layar hasil survei Poltracking | Foto : IstTangkapan layar hasil survei Poltracking | Foto : Ist

“Benar itu hasil surveinya Poltracking Indonesia,” kata dia kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: 19 Relawan Usul Deden Deni Wahyudin Jadi Pendamping Iyos Somantri di Pilkada Sukabumi

Baca Juga: Bursa Pendamping Asep Japar di Pilkada Sukabumi, Golkar Tunggu Usulan Gerindra-PPP

Diketahui, dalam hasil survei tersebut, seperti terlihat dalam slide, responden saat diberikan pertanyaan “Jika Pilkada dilaksanakan hari ini, siapa yang akan bapak/ibu pilih diantara nama-nama berikut? Mereka menjawab:

Iyos Somantri 22,9 persen
Asep Japar 17,9 persen
Desy Ratnasari 16, 8 persen
Budi Azhar Mutawali 10, 8 persen
Abu Bakar Sidik 3,2 persen
Ananda Rusdiana Omesh 2,8 persen
Ucok Haris Maulana Yusup 1,8 persen
Yudha Sukmagara 1,6 persen
Andri Setiawan Hamami 1,6 persen
Unang Sudarman 1,3 persen
Iman Adinugraha 1,3 persen
Habib Mulki 1,3 persen
Yusuf Munawar 1,1 persen
Hasim Adnan 1,1 persen
Deden Deni Wahyudin 0,8 persen

Diketahui, dari catatan sukabumiupdate.com, dari 15 nama tersebut 5 diantaranya merupakan figur bakal calon yang sempat mendapat tugas dari partai Golkar beberapa waktu melalui surat DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Nomor : B- 38/GOLKAR/III/2024, yaitu Iyos Somantri, Asep Japar, Unang Sudarma, Budi Azhar Mutawali dan Yusuf Munawar.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 20:15 WIB

Pakai Kemeja Bergaris Biru, Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Wanita Usia 20 Tahun

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tengkorak tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan usia di perkirakan antara 20 sampai 30 tahun.
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 20:03 WIB

Misteri Uang 62 Ribu Di Saku Celana Tengkorak Di Cioray Sukabumi

Penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, masih menjadi misteri. Penemuan tengkorak itu disertai dengan temuan pakaian korban dan uang di saku celana.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Life24 Juni 2024, 20:00 WIB

Kembang Kol dan Gula Darah: 10 Manfaat dan Memasukkannya ke Diet Ramah Diabetes

Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes.
Ilustrasi - Kembang kol adalah salah satu sayuran yang bermanfaat baik untuk gula darah penderita diabetes. (Sumber : Freepik.com/@jcomp).
Sukabumi24 Juni 2024, 19:52 WIB

100 Meter Ke Pemukiman, Lokasi Penemuan Tengkorak di Cioray Sukabumi Jarang Dilalui Warga

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, menjelaskan bahwa lokasi penemuan tersebut jarang dilalui warga karena kondisi yang rimbun dan tidak terurus. Padahal cuma sekitar 100 meter dari pemukiman warga
Lokasi penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi jaraknya sekitar 100 meter dari pemukiman warga | Foto : Ibnu Sanubari
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi