SUKABUMIUPDATE.com - Member boygroup WINNER, Song Mino dilaporkan absen tanpa izin selama 102 hari selama menjalani wajib militer sebagai petugas layanan sosial.
Jaksa yang menangani kasus tersebut mengungkapkan bahwa jumlah ketidakhadiran yang cukup banyak berpotensi melanggar Undang-Undang Dinas Militer Korea Selatan. Song Mino terancam hukuman 3 tahun penjara.
Dirangkum dari The JoongAng Daily, saat dikonfirmasi pada Rabu, 11 Februari 2026, kantor Kejaksaan Distrik Barat Seoul menyatakan bahwa Mino tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas selama 102 hari saat ditugaskan di fasilitas pengelolaan publik di Mapo-gu.
Petugas layanan sosial yang tidak bekerja di akhir pekan dan hari libur lainnya memiliki hari kerja sebanyak 430 hari atau setara masa tugas 1 tahun 9 bulan. Apabila rapper WINNER itu terbukti absen 102 hari, artinya itu tidak masuk hampir seperempat hari dari masa kerjanya.
Berdasarkan Undang-Undang Dinas Militer Korea Selatan pada 89-2 menyebutkan bahwa siapa pun yang tidak meninggalkan tugas militer tanpa alasan yang sah selama lebih dari delapan hari maka akan dijatuhi hukuman penjara maksimal tiga tahun.
Baca Juga: Song Mino WINNER Didakwa Tanpa Penahanan atas Pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer
Menurut pihak Kejaksaan, Song Mino absen lebih banyak ketika mendekati masa tugasnya berakhir. Ia mulai tidak masuk dari 24 Maret 2023 hingga 23 Desember 2024. Lalu di Juli 2024, ia tercatat absen selama 19 hari dari total 23 hari kerja yang telah dijadwalkan.
Setelah itu, Mino diketahui tidak hadir bertugas sebagai petugas layanan sosial selama 14 hari pada November 2024, tepat satu bulan sebelum wajib militernya berakhir. Jaksa juga menduga bahwa ada keterlibatan seseorang berinisial A yang membantu mencatat absennya sang artis.
Dalam dakwaan yang disebutkan Jaksa bahwa A merupakan seorang manajer yang diduga mengizinkan ketidakhadiran dan memalsukan laporan kerja Song Mini, sehingga terlihat kalau rapper berusia 32 tahun itu tetap hadir bertugas.
Bahkan, disebutkan ada komunikasi singkat melalui pesan yang mengatur ketidakhadiran tersebut dan membuat laporan hariannya secara tidak sah. Kasus absensi Mino terungkap melalui penyelidikan lanjutan setelah berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan pada Mei tahun lalu.
Pihak Kejaksaan menyatakan telah mengamankan sejumlah bukti melalui pemeriksaan forensik ponsel dan data pelacakan GPS. Mino dan manajer A telah didakwa pada 30 Desember 2025 atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Dinas Militer.
Baca Juga: Kasus Mengabaikan Tugas Wajib Militer Song Mino Telah Dilimpahkan Ke Kejaksaan Seoul
Untuk diketahui, saat pemeriksaan di kepolisian Song Mino mengakui tuduhan tidak hadir selama menjalani wajib militer. Meski sebelumnya, YG Entertainment menyatakan bahwa artisnya sempat mengambil cuti sakit untuk perawatan lanjutan sebelum wajib militer dan cuti lainnya pun telah dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Song Mino seharusnya menjalani sidang pertama pada 24 Maret 2026, tapi ditunda setelah pihaknya mengajukan permohonan perubahan jadwal. Pengadilan Distrik Barat Seoul telah menetapkan bahwa sidang perdana rapper kelahiran tahun 1993 itu akan digelar 21 April 2026 mendatang.
Sumber: The JoongAng Daily



