SUKABUMIUPDATE.com - Thomas Tuchel resmi memperpanjang masa baktinya sebagai pelatih timnas Inggris hingga gelaran Euro 2028. Juru taktik asal Jerman tersebut mulai menangani The Three Lions pada Januari 2025 dengan kontrak awal yang berlaku sampai Piala Dunia musim panas tahun ini.
Euro 2028 akan digelar di Inggris, Wales, Skotlandia, dan Republik Irlandia. Tuchel disebut melihat kesempatan memimpin Inggris di turnamen besar yang berlangsung di kandang sendiri sebagai peluang yang sangat langka.
"Euro 2028 akan menjadi turnamen yang sangat istimewa dan sebagai pelatih, tidak ada yang lebih Anda inginkan selain berkompetisi dengan yang terbaik di panggung sebesar mungkin," ujar Tuchel dilansir dari bbc.com.
Baca Juga: Dorong Energi Terbarukan, Asep Japar Resmikan Reaktor Biogas dan Solar Dryer House
Di sisi lain, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) ingin menjaga stabilitas sekaligus meredam spekulasi terkait masa depan Tuchel menjelang Piala Dunia. Pelatih berusia 52 tahun itu juga sempat santer dikaitkan dengan Manchester United, yang saat ini ditangani Michael Carrick hingga akhir musim.
Bukan kali pertama namanya masuk dalam radar Old Trafford. Pada 2024, Tuchel bahkan dilaporkan bertemu dengan salah satu pemilik bersama United, Sir Jim Ratcliffe, di Prancis ketika klub tengah mempertimbangkan untuk menggantikan Erik ten Hag.
Tim kepelatihan Tuchel Anthony Barry, Henrique Hilario, Nico Mayer, dan James Melbourne juga resmi memperpanjang kontrak mereka hingga musim panas 2028. Di bawah arahan Tuchel, Inggris mencatatkan delapan kemenangan dari delapan laga kualifikasi Piala Dunia dan akan berhadapan dengan Kroasia, Ghana, serta Panama di fase grup putaran final.
Baca Juga: Wisata Lumba-Lumba di Palangpang Geopark Ciletuh Sukabumi, Bisa Dilihat Tiap Hari
Pengumuman perpanjangan kontrak tersebut berbarengan dengan kehadiran mantan manajer Chelsea itu dalam acara undian Nations League 2026/2027 pada Kamis lalu. Dalam pernyataan resminya terkait kontrak anyar tersebut, Tuchel menyebut dirinya mendapatkan dukungan luar biasa dari FA dan para suporter.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi FA. Mereka jelas tak ingin disibukkan oleh spekulasi panjang, bukan hanya soal posisi Tuchel, tetapi juga mengenai siapa yang berpotensi menggantikannya.
Dengan situasi yang kini lebih pasti, FA bisa menatap Euro di kandang sendiri secara lebih terarah dan berkesinambungan, bersama pelatih yang sejauh ini mampu menghadirkan hasil positif. Meski begitu, keputusan ini tetap memiliki konsekuensi. Jika Inggris gagal tampil meyakinkan di Piala Dunia, masa depan Tuchel bisa kembali menjadi bahan perdebatan.
Namun, melihat rekam jejaknya hingga saat ini, kedua belah pihak tampaknya tidak memandang perpanjangan kontrak ini sebagai langkah yang penuh risiko.
Sumber: bbc.com



