Jemblongan Gerhana yang Mengancam dan Cerita Kerbau Masuk Lubang di Sukabumi

Minggu 09 Juni 2024, 14:32 WIB
Kondisi lubang atau Jemblongan Gerhana di Kampung Gempol, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ragil Gilang

Kondisi lubang atau Jemblongan Gerhana di Kampung Gempol, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ragil Gilang

SUKABUMIUPDATE.com - Lubang besar di pinggir jalan desa, tepatnya di sebuah perkebunan di Kampung Gempol, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, menjadi ancaman bagi pengguna kendaraan maupun pejalan kaki.

"Lahan itu milik pribadi yang berbatasan dengan perkebunan kelapa. Awalnya terjadi pengikisan sedikit demi sedikit, terutama saat turun hujan," kata Badru Zaman (63 tahun), warga Desa Cikangkung kepada sukabumiupdate.com, Jumat, 7 Juni 2024.

Badru mengatakan lubang itu terus membesar dan saat ini diameternya sekitar 10 sampai 20 meter dengan kedalaman tujuh hingga delapan meter. Lubang tersebut mengancam karena hanya berjarak kurang lebih satu meter dari jalan.

Baca Juga: Kisah Adu Kesaktian Mbah Karang Bolong Melawan Jawara Jongos VOC di Pesisir Sukabumi

Lubang ini dikenal dengan nama Jemblongan Gerhana. "Awal terjadinya lubang besar ini ada seekor kerbau yang sedang digembala, masuk ke jemblongan atau cekungan karena di sekitar itu gelap (akibat) gerhana matahari sekitar tahun 1976. Kerbau milik Ki Akir tersebut masuk ke jemblongan (lubang) dan tidak bisa dievakuasi," ujar Badru.

Badru menyebut di lokasi itu memang banyak lubang dan di bagian bawahnya terdapat saluran air. Tempat ini juga menjadi sarang ular sanca. Bahkan beberapa warga pernah melihat ular masuk ke jemblongan pada malam hari.

"Tapi yang rawan itu dekat jalan. Selain mengancam jalan, juga para pengguna jalan harus hati-hati melewati jalan itu. Warga pun diharapkan jangan buang sampah. Kalau tidak ada pohon bambu, mungkin bisa cepat meluas (lubang)," katanya.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi24 Juni 2024, 19:20 WIB

Polisi Telusuri Identitas Tengkorak Celana Merah di Cioray Sukabumi

Pihak kepolisian tengah lakukan penyelidikan kasus penemuan tengkorak manusia di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Polisimi selidiki penemuan tengkorak manusia di Cioray Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Keuangan24 Juni 2024, 19:09 WIB

BPJS dan UU Desa Baru: Kades, Perangkat dan BPD Dilindungi Jamsostek

Melalui perannya dalam UU Desa, BPJS Ketenagakerjaan berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan perlindungan sosial di tingkat desa, sehingga masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata.
Peran BPJS Ketenagakerjaan dan UU Desa 2024 | Foto : Ist
Sehat24 Juni 2024, 19:00 WIB

Asam Lambung & GERD! Awas 7 Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong

Makanan pedas dapat merangsang produksi asam lambung, yang bisa memperparah kondisi seperti refluks asam (GERD) atau penyakit tukak lambung. Asam lambung berlebih dapat menyebabkan sensasi terbakar di dada dan tenggorokan.
Ilustrasi. Asam Lambung Naik! Awas Bahaya Makan Makanan Pedas Saat Perut Kosong (Sumber : Freepik/@jcomp)
Sehat24 Juni 2024, 18:30 WIB

Begini 7 Cara Menghindari Lonjakan Gula Darah yang Tepat Bagi Penderita Diabetes

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah.
Ilustrasi - Beberapa cara dapat dilakukan untuk mencegah lonjakan gula darah. (Sumber : Freepik.com)
Sukabumi24 Juni 2024, 18:17 WIB

Ada Training Pink dan Bra, Mayat Tinggal Tengkorak Di Cioray Sukabumi Diduga Perempuan

Sekretaris Desa Bojongraharja, Taufik Hidayat, mengatakan bahwa saat ia bersama sejumlah anggota Kepolisian tiba di lokasi, diduga tengkorak tersebut berjenis kelamin perempuan
Tengkorak manusia dan celana panjang warna merah di Kampung Cioray, Desa Bojongraharja, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Life24 Juni 2024, 18:00 WIB

Doa yang Dibaca Saat Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air

Doa untuk jemaah haji yang pulang ke tanah air ini dianjurkan dibacakan saat menyambutnya.
Ilustrasi - Jemaah haji yang pulan ke tanah air. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi
Sukabumi24 Juni 2024, 17:48 WIB

Sidak Ke PT BBM: BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Pastikan Ahli Waris Pekerja Tewas Dapat Hak

Inspeksi ini dilakukan sebagai respons terhadap laporan kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian salah seorang buruh.
BPJS dan Disnakertrans Sukabumi Sidak ke PT BBM Padabeunghar menyusul adanya pekerja tewas tergiling mesin pengolah batu kapur | Foto : Ist
Life24 Juni 2024, 17:45 WIB

Mengenal Gangguan Keterikatan Reaktif Pada Anak Serta Gejala Hingga Penyebabnya

Gangguan Keterikatan Reaktif atau RAD merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang terbentuk akibat kekerasan emosional hingga fisik dari orang tua dan pengasuhnya.
Ilustrasi mengenal gangguan keterikatan reaktif (RAD) pada anak (Sumber : Pexels.com)
Sehat24 Juni 2024, 17:30 WIB

4 Makanan dan Minuman yang Bermanfaat untuk Penderita Asam Urat

mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat.
Ilustrasi - mengonsumsi makanan dan minuman tertentu dapat membantu mengatasi gejala asam urat. (Sumber : pexels.com/Matt Hardy)
Sukabumi24 Juni 2024, 17:13 WIB

Sinergi BJB Syariah - LW Doa Bangsa Dalam Pengelolaan Wakaf di Daerah

Lembaga Wakaf (LW) Doa Bangsa telah menginvestasikan Dana Wakafnya di Bank BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi, dalam program Tabungan Setara Deposito atau disingkat Tasedo, pada Senin (24/6/2024).
Lembaga Wakaf Doa Bangsa mulai menginvestasikan dana nasabah di BJB Syariah KCP Palabuhanratu, Sukabumi | Foto : Ist