Pemkot Sukabumi Komitmen Dukung PPDB Objektif, Transparan, dan Akuntabel

Selasa 21 Mei 2024, 13:55 WIB
Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB pada Selasa (21/5/2024) di Oproom Setda Kota Sukabumi. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

Pj Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji menandatangani komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB pada Selasa (21/5/2024) di Oproom Setda Kota Sukabumi. | Foto: Dokpim Kota Sukabumi

SUKABUMIUPDATE.com - Penandatanganan komitmen dukungan penyelenggaraan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang objektif, transparan, dan akuntabel diselenggarakan di Oproom Setda Kota Sukabumi pada Selasa (21/5/2024).

Komitmen dukungan ini ditandatangani berbagai pihak termasuk perwakilan jurnalis, PGRI, Dewan Pendidikan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Sosial, Kepala Disdukcapil, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala BAPPEDA, Inspektur, Kepala Kemenag, Sekretaris Daerah, Kepala Kejaksaan Negeri, Polres Sukabumi Kota, Kodim 0607, dan Penjabat Wali Kota Sukabumi.

Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan mendukung landasan pelaksanaan PPDB yang non-diskriminatif, akuntabel, dan objektif. Dia menekankan pentingnya komitmen dari semua pihak untuk mematuhi aturan yang berlaku dalam PPDB.

Baca Juga: Ada Zonasi, Simak 4 Jalur PPDB Tahun 2024 untuk SD, SMP, dan SMA

"Kegiatan ini mendukung landasan pelaksanaan PPDB yang non-diskriminatif, akuntabel, dan objektif. Seluruh instansi dan komponen di dalamnya baik secara personal atau jabatan menjadi bagian penting dalam dukungan ini," ujar Kusmana.

Kusmana mengingatkan, SMA dan SMK meski ada di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, namun harus mendapat perhatian karena ada di Kota Sukabumi. Dia berharap para siswa dapat memanfaatkan setiap jalur PPDB yang tersedia.

Dia mengajak semua pihak untuk mendukung PPDB dengan memberikan contoh kepada masyarakat dan menyampaikan informasi yang utuh tentang PPDB.

"Mari kita dukung PPDB dengan memberikan contoh kepada masyarakat. Sampaikan juga kepada masyarakat bahwa sekolah favorit itu tidak ada. Setiap sekolah memiliki peran yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pastikan masyarakat mendapatkan informasi yang utuh tentang PPDB," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi Punjul Saepul Hayat dalam laporannya menyampaikan ada penafsiran berbeda terhadap PPDB.

"Ada penafsiran berbeda terhadap PPDB. Ini menjadi latar belakang kegiatan agar PPDB dilaksanakan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Disdik memfasilitasi secara objektif, akuntabel, transparan, dan berkeadilan," ujar Punjul.

Penandatanganan komitmen dukungan penyelenggaraan PPDB yang objektif, transparan, dan akuntabel di Kota Sukabumi diharapkan dapat membantu mewujudkan PPDB yang berkualitas dan berintegritas. (ADV)

Sumber: Website KDP Kota Sukabumi

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi25 Juli 2024, 23:36 WIB

Jembatan 'Viral' di Sukabumi Ditutup, Pemdes Segera Bangun Jembatan Sementara

Jembatan viral di perbatasan Lengkong dan Jampangtengah Sukabumi ditutup, akan dibangun jembatan sementara.
Pemkab Sukabumi tutup jembatan viral yang menghubungkan dua desa di Lengkong dan Jampangtengah. (Sumber : SU/Ragil)
Nasional25 Juli 2024, 22:42 WIB

Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Terdakwa Pembunuhan Wanita Sukabumi

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar mengatakan, pengajuan kasasi ini dilakukan karena putusan PN Surabaya dinilai tidak tepat.
Gregorius Ronald Tannur saat mengikuti sidang di PN Surabaya pada Selasa 2 April 2024. (Sumber : SuaraJatim/Yuliharto Simon)
Nasional25 Juli 2024, 22:23 WIB

3 Media Lokal Gresik Sabet Media Innovation Awards 2024

Penghargaan untuk tiga media lokal Gresik Jawa Timur ini diberikan dalam acara Jatim Media Summit 2024.
Tiga media lokal Gresik Jawa Timur menyabet penghargaan Media Innovation Awards 2024. (Sumber : Istimewa)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:52 WIB

Bupati Sukabumi Buka Suara Terkait Tuduhan Penyalahgunaan APBD 2023

Bupati Sukabumi Marwan Hamami buka suara terkait tuduhan penyalahgunaan anggaran Rp33 Miliar di APBD 2023.
Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (Sumber : SU/Ilyas)
Sukabumi25 Juli 2024, 21:24 WIB

LPI Desak Inspektorat Sukabumi Proses Hukum Oknum Terlibat Penyalahgunaan Bankum Desa

Puluhan massa yang tergabung dalam Laskar Pasundan Indonesia (LPI) melakukan aksi demonstrasi untuk mendesak agar kasus penyaLaporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Inspektorat Kabupaten Sukabumi
Aksi unjuk rasa Laskar Pasundan Indonesia di inspektorat Kabupaten Sukabumi | Foto : Ilyas Supendi
Jawa Barat25 Juli 2024, 21:22 WIB

Data Sementara BPBD: Gempa M 4,1 di Kuningan Rusak 3 Rumah dan 1 Masjid

BPBD Kabupaten Kuningan mencatat terdapat sejumlah bangunan rusak terdampak gempa darat M4,1 Kamis (25/7/2024)
Sejumlah rumah dan satu unit masjid alami kerusakan akibat gempa darat M4,1 di Kuningan. (Sumber Foto: BPBD Kuningan)
Life25 Juli 2024, 21:00 WIB

Tes Ilusi Optik: Kamu Harus Temukan Kacang Tertawa di Gambar Ini Dalam Waktu 7 Detik!

Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita.
Permainan ilusi optik adalah sebuah permainan yang memanfaatkan manipulasi visual untuk menciptakan efek penipuan atau persepsi yang salah pada mata dan otak kita. (Sumber : Playbuzz/Jagran Josh).
Sukabumi25 Juli 2024, 20:26 WIB

Jika Anggaran Makan Gratis Rp7.500, Pemilik Warteg Sukabumi: Cuma Nasi, Tempe Orek atau Kentang

Tanggapi isu anggaran makan bergizi gratis dipangkas, Pemilik warteg di Sukabumi bingung tawarkan menu Rp 7.500 saat harga bahan pangan naik.
Dengan uang Rp 7.500 hanya dapat nasi dan satu lauk di warteg Sukabumi. (Sumber : SU/Ibnu)
Sehat25 Juli 2024, 20:00 WIB

Mengenal 4 Manfaat Kesehatan Pisang Merah yang Jarang Sekali Diketahui

Pisang merah dapat dikonsumsi langsung, diolah menjadi jus, smoothie, atau dijadikan bahan kue dan roti.
Ilustrasi - Pisang merah memiliki rasa yang lebih manis dan sedikit asam dibandingkan pisang kuning biasa. (Sumber : unsplash.com/@Ovidiu Creanga).
Science25 Juli 2024, 19:54 WIB

BMKG: Gempa Darat Guncang Kuningan dan Sekitarnya Akibat Sesar Ciremai

Gempa darat berkekuatan M4,1 di Kuningan ini menurut hasil analisa BMKG akibat aktivitas sesar Ciremai.
BMKG sebut gempa darat yang mengguncang Kuningan dan sekitarnya akibat sesar Ciremai. (Sumber : Istimewa)