Dua Lumba-lumba Renang di Pantai Cikadal Sukabumi, Dibantu Didorong Kembali ke Laut

Dua Lumba-lumba Renang di Pantai Cikadal Sukabumi, Dibantu Didorong Kembali ke Laut

Tangkapan layar video dua ekor lumba-lumba berenang di Pantai Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 1 September 2023. | Foto: Istimewa

SUKABUMIUPDATE.com - Dua ekor lumba-lumba terlihat berenang di perairan Geopark Ciletuh Sukabumi. Mamalia laut yang terkenal cerdas ini tepatnya menampakkan diri di Pantai Cikadal, sekitar Pulau Mandra, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Lumba-lumba berukuran cukup besar itu terlihat oleh warga sedang berenang pada kedalaman air kurang lebih 50-60 sentimeter, Jumat, 1 September 2023, sekira pukul 15.00 WIB. "Saat lagi main di Pantai Cikadal melihat dua lumba-lumba, diperkirakan terdampar," kata Yusup Oppa, warga setempat.

Kepada sukabumiupdate.com, Yusup mengatakan lumba-lumba tersebut sebenarnya terlihat kesulitan berenang karena kedalaman air tidak sesuai dengan ukuran tubuhnya. Alhasil, warga dan pengunjung membantu mendorongnya ke tengah laut menuju perairan yang lebih dalam.

Baca Juga: Lereng Gunung Walat Sukabumi Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

"Di pantai ini memang sering terlihat lumba-lumba, bukan kali ini saja. Kedua lumba-lumba itu sekira pukul 17.48 WIB, sudah tidak terlihat lagi, berenang ke laut lepas," katanya.

Sebagai informasi, kawasan Geopark Ciletuh Sukabumi atau lengkapnya Ciletuh-Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) tersebar di 74 desa di delapan kecamatan Kabupaten Sukabumi yakni Cisolok, Cikakak, Palabuhanratu, Simpenan, Waluran, Ciemas, Ciracap, dan Surade.

 

Berita Terkini
Ilustrasi - Tulisan ini mengajak kita merenungkan ironi tentang sensitivitas terhadap yang masuk ke perut, tetapi sering abai terhadap yang masuk ke rekening. (Sumber : AI/Gemini).

Lebih Takut Daging Babi daripada Uang Korupsi?

Seorang office boy panik usai tak sengaja memakan daging babi. kisah itu, muncul refleksi tajam tentang korupsi, uang haram, dan mengapa manusia sering lebih takut pada makanan terlarang daripada harta yang diperoleh tidak halal.

07 Nov 2026, 17:18 WIB