Lewat Udunan Online, Bantu Kesehatan Warga Kota Sukabumi yang Alami Kecelakaan

Rabu 04 Januari 2023, 10:14 WIB
(Foto Ilustrasi) Program Udunan Online Pemerintah Kota Sukabumi terus dimanfaatkan untuk membantu warga yang memerlukan dana. | Foto: iStock

(Foto Ilustrasi) Program Udunan Online Pemerintah Kota Sukabumi terus dimanfaatkan untuk membantu warga yang memerlukan dana. | Foto: iStock

SUKABUMIUPDATE.com - Udunan Online terus dimanfaatkan untuk membantu warga yang memerlukan dana. Program unggulan Pemerintah Kota Sukabumi ini sekarang sedang membuka donasi bagi biaya pengobatan warga yang mengalami kecelakaan lalu lintas.

Dia adalah Pirmansyah, warga Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Mengutip situs resmi program Udunan Online di www.udunanonline.com pada Rabu (4/1/2023), Pirmansyah tinggal di sebuah rumah kecil bersama lima anggota keluarganya.

"Dia adalah seorang kepala keluarga yang dulunya sangat bersemangat mencari nafkah demi tanggung jawabnya sebagai ayah dari ketiga anaknya," tulis penjelasan di situs www.udunanonline.com.

Baca Juga: Udunan Online Galang Dana untuk Pengobatan Penyakit Kulit Warga Kota Sukabumi

Namun kini tidak seperti dulu. Sejak mengalami kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu nyaris setahun, bagian kaki Pirmansyah harus menggunakan "pen" yang tempo hari dipasangkan sewaktu terbaring di salah satu rumah sakit di wilayah Kota Sukabumi.

Kecelakaan tersebut sangat berdampak terhadap kehidupan Pirmansyah terutama dalam mencari penghidupan diri dan keluarganya. Namun meski banyak kendala dalam berjalan, dia tetap berusaha bangkit untuk terus kembali bekerja dalam keterbatasannya saat ini.

Baca Juga: Lewat Udunan Online, Bantu Renovasi Rumah Warga Sukakarya Kota Sukabumi

Pirmansyah berkeinginan untuk tetap bisa bangkit hidup selayaknya orang lain. Dia juga berupaya untuk bisa berobat serta terapi agar bisa sembuh kembali. Tetapi semua itu seakan hanya angan-angan saja dikarenakan pundi-pundi rupiahnya tidak bisa mencukupi.

"Kurang lebih satu tahun berjalan, beliau berusaha bersabar, menabung untuk bisa berobat lanjutan, tapi apadaya sampai saat ini, semuanya belum bisa terwujud," lanjut penjelasan di situs www.udunanonline.com.

Hingga Rabu ini, penggalangan dana untuk membantu kesehatan Pirmansyah di website www.udunanonline.com sudah terkumpul Rp 11.470.463. Bagi yang ingin ikut berdonasi, silakan mengunjungi website www.udunanonline.com.

AYO! main games di Sukabumi Update Games
Follow Berita Sukabumi Update di Google News
Simak breaking news Sukabumi dan sekitarnya langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita SukabumiUpdate.com WhatsApp Channel : https://whatsapp.com/channel/0029VaXv5ii0LKZ6hTzB9V2W. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.
Berita Terkait
Berita Terkini
Sukabumi20 Juli 2024, 22:33 WIB

Sempat Terserempet Motor, Surtini Korban Tewas Tabrak Lari Mobil di Sukabumi

Euis membiarkan Surtini karena belum mengetahui kondisi kepribadiannya.
Euis Julaeha (54 tahun), ketua RT tempat Surtini (62 tahun) menjadi korban tabrak lari mobil di Kampung Ciutara RT 16/07 Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: SU/Ibnu Sanubari
Arena20 Juli 2024, 21:07 WIB

Pertama di Asia, Atlet Asal Sukabumi Berhasil Lakukan 10 Kali Juggling Bola di Udara

Fikri terbang dengan ketinggian 1.300 mdpl didampingi pilot paralayang profesional, Derry Farhan Mutaqin.
Muhammad Fikri Sirath saat melakukan juggling bola di udara. | Foto: Muhammad Fikri Sirath
Life20 Juli 2024, 21:00 WIB

10 Cara Mengetahui Karakter Seseorang, Perhatikan Bagaimana Dia Mengelola Uang

Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten.
Ilustrasi. Mengetahui karakter seseorang memerlukan observasi mendalam dan interaksi yang konsisten. (Sumber : pixabay.com/@SzilárdSzabó)
Sukabumi20 Juli 2024, 20:20 WIB

Polisi Selidiki Temuan Limbah Sampel Darah di Jalanan Parungkuda Sukabumi

Polisi akan terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui asal sampel darah.
Polisi di lokasi penemuan limbah tabung sampel darah di Jalan Kompa-Cipanggulaan, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. | Foto: Istimewa
Film20 Juli 2024, 20:00 WIB

5 Rekomendasi Anime Isekai Terbaik yang Wajib Kamu Tonton

Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan
Reincarnated as a Sword - Anime isekai telah menjadi subgenre yang populer karena ceritanya yang beragam, karakter yang menarik, dan tema yang membebaskan (Sumber : imdb.com).
Life20 Juli 2024, 19:00 WIB

Kamu Merasa Sulit Sukses? Kenali 5 Kebiasaan Buruk yang Menjadi Penghambatnya

Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif.
Ilustrasi - Jika kamu ingin mencapai kesuksesan, penting untuk menghindari kebiasaan-kebiasaan buruk ini dan mengembangkan kebiasaan-kebiasaan yang positif. (Sumber : unsplash.com/@Joshua Rawson-Harris)
Life20 Juli 2024, 18:00 WIB

Doa Sebelum Memulai Aktivitas Bekerja, Yuk Amalkan Agar Rezeki Lancar Juga Berkah

Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi.
Ilustrasi berdoa. Membaca doa sebelum bekerja dapat membantu meningkatkan semangat dan motivasi. | (Sumber : Freepik.com)
DPRD Kab. Sukabumi20 Juli 2024, 17:12 WIB

DPRD Terima Studi Banding Mahasiswa UMMI, Bahas Kelembagaan dan Dinamika Politik

Badri berharap dengan studi banding ini mahasiswa bisa berperan aktif dalam politik.
DPRD Kabupaten Sukabumi menerima kunjungan studi banding mahasiswa UMMI di Ruang Bamus DPRD, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (19/7/2024). | Foto: Istimewa
Musik20 Juli 2024, 17:00 WIB

Lirik Lagu Teman Biasa dari Band Sukabumi Single Season, “Terjebak Friendzone”

Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone.
Teman Biasa adalah lagu terbaru dari band Single Season tentang seseorang yang terjebak Friendzone. (Sumber : Istimewa)
Inspirasi20 Juli 2024, 16:54 WIB

Pernah 1 Ton Per Bulan, Wanita Sukabumi Jual Daun Pandan dari Tegalbuleud

Pengolahannya dilakukan setelah duri daun pandan dibuang.
Nining Maryani (60 tahun), wanita asal Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, memanfaatkan daun pandan untuk bahan kerajinan. | Foto: SU/Ragil Gilang