SUKABUMIUPDATE.com - Program Tabungan Pajak Kendaraan (TAPAK) milik Perumda BPR Sukabumi terus menunjukkan pertumbuhan positif. Sejak pertama kali berjalan pada 2011, produk unggulan tersebut telah mencatatkan sebanyak 1.830 rekening aktif, menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat dalam merencanakan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
TAPAK dirancang untuk membantu masyarakat menabung secara bertahap guna membayar pajak kendaraan bermotor. Konsepnya aman, fleksibel, terukur, dan ekonomis, bahkan tanpa biaya administrasi bulanan. Dengan sistem ini, beban pembayaran tahunan tidak lagi terasa berat karena sudah dipersiapkan sejak awal.
Kepala Divisi Umum dan SDM BPR Sukabumi, Yeti Rusmiati, menyampaikan bahwa program ini juga mendapat dukungan dari Bupati Sukabumi. “sekarang ada program tapak ya, alhamdulillah pak bupati mendukung tabungan tapak ini, bahkan pak bupati menghimbau ke seluruh ASN untuk menabung tapak,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Uji Coba Varietas Padi IPB, Kadistan Sukabumi Songsong Swasembada Pangan Nasional
Meski Bupati menghimbau aparatur sipil negara (ASN) untuk berpartisipasi, Yeti menegaskan TAPAK terbuka untuk seluruh masyarakat. “ASN hanya dihimbau oleh bupati, ini bukan khusus ASN, ini bisa untuk seluruh masyarakat hanya pak bupati menghimbau kepada seluruh ASN untuk menabung tapak,” jelasnya.
Selain mengandalkan dukungan pemerintah daerah, BPR Sukabumi juga aktif melakukan sosialisasi dan literasi keuangan ke berbagai dinas maupun kecamatan. “ini mempermudah untuk pembayaran kendaraan, dari mulai sekarang kita juga sosialisasi dan literasi soal tabungan tapak baik ke dinas dinas maupun kecamatan,” kata Yeti.
Pertumbuhan jumlah rekening TAPAK menjadi bukti bahwa produk perbankan daerah mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat. Di sisi lain, BPR Sukabumi terus melakukan penguatan kelembagaan agar semakin profesional dan kompetitif. “kita juga harus meningkatkan pengembangan BPR ya, terlihat berkembang dan mendekati Bank umum, sehingga kita perlu pengembangan peningkatan operasional bahwa BPR itu milik Pemerintah daerah dan ada perkembangannya, serta harus menghasilkan laba, otomatis nanti kita bisa mendukung PAD juga,” ungkapnya.
Baca Juga: Wisata Lumba-Lumba di Palangpang Geopark Ciletuh Sukabumi, Bisa Dilihat Tiap Hari
Sebagai BUMD, Perumda BPR Sukabumi tidak hanya berperan sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Melalui TAPAK, BPR Sukabumi mendorong budaya menabung yang disiplin sekaligus memperkuat kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). (adv)






