Pahit tapi Populer, Ini Beragam Manfaat Brotowali yang Perlu Diketahui

Sukabumiupdate.com
Senin 31 Agu 2026, 09:00 WIB
Pahit tapi Populer, Ini Beragam Manfaat Brotowali yang Perlu Diketahui

Ilustrasi, tanaman Brotowali, tanaman yang sering digunakan sebagai obat herbal tradisional (Sumber : Ai Chatgpt)

SUKABUMIUPDATE.com - Brotowali merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang telah lama dimanfaatkan masyarakat Indonesia. Tanaman yang juga dikenal dengan nama bratawali, andawali, antawali, putrawali, atau daun gadel ini banyak ditemukan di pekarangan maupun tumbuh liar di hutan.

Ciri khas brotowali adalah rasanya yang sangat pahit. Bagian batang menjadi salah satu bagian yang paling banyak dimanfaatkan, terutama dengan cara direbus. Dalam penggunaan tradisional, air rebusan batang brotowali digunakan untuk diminum maupun sebagai obat luar.

Tanaman ini termasuk dalam famili Menispermaceae dan genus Tinospora. Brotowali juga diketahui mengandung berbagai senyawa, antara lain alkaloid seperti berberina dan kolumbina, glikosida pikroretosid, pikroretin, damar lunak, pati, palmatin, serta beberapa senyawa lainnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pelengkap Makanan, Ini Manfaat Sayuran Hijau bagi Kesehatan

Beragam Manfaat Brotowali

Berkat kandungan senyawa alaminya, brotowali telah digunakan secara turun-temurun untuk berbagai keperluan kesehatan. Berikut beberapa manfaat brotowali yang dikenal dalam pemanfaatan tradisional:

  • Membantu Mengontrol Gula Darah: Brotowali secara tradisional digunakan untuk membantu menurunkan kadar gula darah dan meredakan keluhan yang berkaitan dengan kencing manis. Pemanfaatan ini juga menjadi salah satu alasan brotowali cukup populer sebagai tanaman obat tradisional.
  • Membantu Meredakan Demam: Air rebusan batang brotowali secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi demam. Kandungan zat pahit seperti pikroretin disebut berkaitan dengan aktivitas biologis tanaman ini.
  • Membantu Mengatasi Keluhan Rematik: Brotowali telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk membantu meredakan keluhan seperti rematik dan nyeri pada persendian.
  • Membantu Merawat Luka dari Luar: Air rebusan batang brotowali secara tradisional dapat digunakan untuk mencuci luka. Kandungan alkaloid seperti berberina diketahui memiliki aktivitas terhadap beberapa jenis bakteri, meskipun penggunaannya tidak boleh menggantikan perawatan luka secara medis.
  • Membantu Mengatasi Gatal dan Masalah Kulit: Dalam pemanfaatan tradisional di beberapa daerah, brotowali digunakan sebagai obat luar untuk membantu mengatasi gatal-gatal, kudis, memar, dan keluhan kulit lainnya.
  • Meningkatkan Nafsu Makan: Brotowali juga secara tradisional dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk membantu menambah nafsu makan.

Baca Juga: Manfaat Lulur Kunyit: Perawatan Tradisional untuk Kulit Tampak Cerah

Pemanfaatan Brotowali di Berbagai Daerah

Penggunaan brotowali sebagai tanaman obat ternyata memiliki beragam bentuk di beberapa wilayah.

  • Di Jawa, air rebusan brotowali secara tradisional digunakan untuk membantu mengatasi demam serta sebagai obat luar untuk luka dan gatal-gatal.
  • Sementara itu, di Bali, batang brotowali dimanfaatkan untuk membantu mengatasi sakit perut, demam, dan sakit kuning. Batangnya juga digunakan sebagai obat gosok untuk membantu meredakan rasa sakit pada punggung dan pinggang.
  • Di beberapa wilayah Indocina, seluruh bagian tanaman brotowali secara tradisional digunakan sebagai obat demam. Di Filipina, brotowali juga dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak kegunaan dalam pengobatan tradisional.
  • Keragaman pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa brotowali telah menjadi bagian dari pengetahuan pengobatan tradisional di berbagai wilayah Asia.

Meskipun telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional, penggunaan brotowali tetap perlu dilakukan secara bijak.

Brotowali merupakan tanaman herbal yang dikenal luas karena rasa pahitnya dan berbagai pemanfaatan tradisionalnya. Batang brotowali menjadi bagian yang paling banyak digunakan, baik sebagai rebusan untuk diminum maupun sebagai bahan obat luar.

Secara tradisional, brotowali dimanfaatkan untuk membantu mengatasi berbagai keluhan, mulai dari demam, rematik, masalah kulit, luka, hingga membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan nafsu makan.

Baca Juga: Manchester United vs Ipswich 5-2: Bruno Fernandes Hattrick, Setan Merah Raih Kemenangan Perdana

Sumber: biodiversitywarriors

Berita Terkait
Berita Terkini