SUKABUMIUPDATE.com - Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Kesehatan mengajak seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan pihak sekolah, untuk menyukseskan program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah). Program ini merupakan upaya nasional dalam melindungi anak-anak usia sekolah dari penyakit menular berbahaya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan BIAS bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan investasi kesehatan jangka panjang. “Dengan imunisasi lengkap, anak-anak kita terlindungi dari penyakit berbahaya sehingga dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” jelasnya melalui keterangan tertulis melalui Bidang Promkes Dinkes Kabupaten Sukabumi.
Jenis Imunisasi Program BIAS dan Manfaatnya
Imunisasi Campak Rubella, untuk melindungi anak dari penyakit campak dan rubella yang dapat menyebabkan komplikasi serius. Imunisasi Diphtheria Tetanus (DT) untuk mencegah penyakit difteri dan tetanus yang beresiko fatal.
Baca Juga: Panen Jagung DBA01 di Cianjur, Langkah PT Doa Bangsa Bangun Ekosistem Pertanian Jabar
Imunisasi Tetanus Diphtheria (Td) yang diberikan pada anak usia lebih besar untuk memperkuat perlindungan terhadap difteri dan tetanus. Serta Imunisasi Polio untuk menjaga anak dari risiko lumpuh permanen akibat virus polio.
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi imunisasi dalam program BIAS ini merupakan upaya perlindungan kesehatan agar anak terhindar dari penyakit menular berbahaya.
Juga untuk meningkatkan konsentrasi belajar anak yang sehat lebih fokus dan produktif di sekolah. Juga untuk mencegah wabah dimana imunisasi massal menekan resiko penyebaran penyakit di lingkungan sekolah.
Baca Juga: Dukung Arahan Gubernur di HUT Ke-81 RI, BP Mektan Jabar Perkuat Mekanisasi Pertanian Organik
Program BIAS di Kabupaten Sukabumi adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan generasi sehat, unggul, dan berdaya saing. “Dinas Kesehatan mengajak seluruh pihak sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat untuk berpartisipasi aktif, memastikan setiap anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal,” pungkasnya. (Adv)
















