Daging Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sukabumi Dipastikan Layak Konsumsi

Sukabumiupdate.com
Kamis 28 Mei 2026, 07:27 WIB
Daging Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo di Sukabumi Dipastikan Layak Konsumsi

Predator, sapi kurban Presiden Prabowo di Kota Sukabumi. (Sumber Foto: sukabumiupdate.com)

SUKABUMIUPDATE.com – Sapi kurban yang merupakan Bantuan Kemasyarakatan (Banmas) dari Presiden Prabowo Subianto resmi disembelih di Pondok Pesantren Miftaahussa'adah, Cigunung, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, pada hari raya Idul Adha, Rabu (27/5/2026).

Sebelum disembelih, sapi berjenis limosin yang diberi nama “Predator” ini sempat menjadi pusat perhatian warga karena ukurannya yang sangat masif dibanding sapi kurban pada umumnya. Meski memiliki bobot fantastis mencapai 1,2 ton, proses penyembelihan sang "Predator" berlangsung aman dan lancar tanpa kendala berarti.

Guna menjamin keamanan pangan bagi masyarakat penerima daging kurban, dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi langsung melakukan pemeriksaan post mortem setelah proses penyembelihan selesai. Hasilnya, seluruh bagian daging sapi tersebut dinyatakan sehat dan sangat layak konsumsi.

Baca Juga: Prabowo Kurban Sapi Pakai Uang APBN, MUI: Secara Syar'i Sah dan Tidak Masalah

Fungsional Medik Veteriner DKP3 Kota Sukabumi, Ela Yuliawati, menjelaskan bahwa pemeriksaan fisik secara detail dilakukan terhadap sejumlah organ dalam untuk memastikan hewan kurban tersebut bebas dari penyakit zoonosis maupun infeksi bakteri.

Pemeriksaan menyeluruh diawali dari organ limpa untuk mendeteksi indikasi penyakit klinis.

"Kami melakukan pemeriksaan post mortem dengan melihat langsung proses pengeluaran organ dalam. Yang pertama diperiksa adalah limpa; kami belah bagian dalamnya dan tidak ditemukan tanda-tanda perubahan warna, serta tidak ada tekstur yang melembek atau mengeras. Kondisinya normal," ujar Ela.

Selanjutnya, tim medis veteriner memeriksa organ hati secara saksama. Bagian dalam hati dibelah untuk mengantisipasi adanya investasi cacing hati (Fasciola hepatica) yang kerap menyerang hewan ternak berbadan besar.

"Kami melihat warna hatinya normal merah merona, rata, dan mengilap. Saat dibelah bagian dalamnya, sama sekali tidak ditemukan cacing," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggarannya Tembus Rp100 Miliar

Tak ketinggalan, organ paru-paru juga menjadi sasaran pemeriksaan kelayakan. Ela memaparkan, paru-paru sapi Banmas Presiden ini dalam kondisi yang sangat prima. Tim DKP3 tidak menemukan adanya bercak lemak kekuningan atau gejala pengkejuan (caseation) yang biasanya mengindikasikan bahwa hewan tersebut pernah mengidap infeksi bakteri atau TBC sapi.

"Kalau paru-paru yang normal itu warnanya merah muda (pink) segar dan merata. Tadi kami lihat warnanya merah segar, dan di sekitar paru-paru juga bersih, tidak ada bercak lemak yang menguning," pungkas Ela.

Dengan hasil pemeriksaan medis yang bersih tersebut, DKP3 Kota Sukabumi memastikan distribusi daging kurban milik Presiden Prabowo ini aman untuk langsung dibagikan dan dikonsumsi oleh para santri serta warga sekitar pondok pesantren.

Berita Terkait
Berita Terkini