SUKABUMIUPDATE.com - Berbuka puasa dengan yang manis sudah menjadi kebiasaan yang melekat di masyarakat Muslim. Tidak hanya mengikuti sunnah dengan mengonsumsi kurma, banyak orang juga memilih teh manis atau buah-buahan sebagai menu pembuka. Ternyata, kebiasaan ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Berikut tujuh manfaat berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis bila dikonsumsi secara bijak.
1. Mengembalikan Energi dengan Cepat
Selama berpuasa, kadar gula darah cenderung menurun karena tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Mengonsumsi makanan manis saat berbuka membantu meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat sehingga tubuh kembali bertenaga. Karbohidrat sederhana dari kurma atau teh manis lebih mudah diserap tubuh dibandingkan makanan berat.
Baca Juga: Doa Puasa Ramadan Hari ke-7: Mohon Kekuatan Ibadah dan Dijauhkan dari Dosa
2. Menormalkan Kadar Gula Darah
Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan glukosa untuk menstabilkan kondisi metabolisme. Asupan manis dalam porsi wajar membantu tubuh beradaptasi sebelum menerima makanan utama yang lebih kompleks. Karena itu, berbuka secara bertahap dianjurkan agar sistem pencernaan tidak kaget.
3. Mencegah Pusing dan Lemas
Kadar gula darah yang terlalu rendah bisa menyebabkan pusing, lemas, bahkan gemetar. Makanan manis membantu meredakan gejala tersebut dengan cepat sehingga tubuh terasa lebih stabil sebelum melanjutkan ibadah atau makan besar.
4. Lebih Ramah untuk Sistem Pencernaan
Setelah hampir 13–14 jam kosong, lambung membutuhkan asupan ringan terlebih dahulu. Makanan manis seperti kurma atau buah memiliki tekstur lembut dan relatif mudah dicerna, sehingga membantu membangunkan sistem pencernaan secara perlahan.
Baca Juga: Resep Kroket Kentang Kari, Inspirasi Takjil Buka Puasa Ramadan yang Renyah Lezat
5. Sumber Nutrisi Alami (Jika Memilih Kurma atau Buah)
Kurma, yang sering dianjurkan untuk berbuka, mengandung gula alami seperti glukosa dan fruktosa, serta serat, kalium, dan magnesium. Buah-buahan manis juga menyediakan vitamin dan antioksidan yang baik bagi tubuh. Artinya, manfaatnya tidak hanya dari rasa manisnya saja, tetapi juga dari kandungan gizinya.
6. Membantu Tubuh Lebih Siap Menerima Makanan Berat
Mengawali berbuka dengan yang manis membantu tubuh bertransisi sebelum menerima makanan utama seperti nasi dan lauk-pauk. Cara ini membantu mengurangi risiko makan berlebihan secara tiba-tiba.
7. Memberi Efek Psikologis yang Menenangkan
Rasa manis secara alami dapat meningkatkan suasana hati. Setelah seharian menahan lapar dan haus, menikmati sesuatu yang manis memberikan rasa nyaman dan bahagia, sehingga momen berbuka terasa lebih nikmat dan penuh syukur.
Meski memiliki manfaat, konsumsi makanan manis tetap harus dalam batas wajar. Terlalu banyak gula justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang drastis dan membuat tubuh cepat lelah kembali.
Pilihlah sumber manis alami seperti kurma, buah, atau minuman hangat dengan gula secukupnya. Hindari minuman tinggi gula berlebihan agar manfaatnya tetap optimal.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengatasi Ngantuk Saat Puasa
Sumber: Berbagai Sumber





