Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak Kesehatan, dan Cara Penanganannya

Sukabumiupdate.com
Jumat 30 Jan 2026, 09:00 WIB
Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak Kesehatan, dan Cara Penanganannya

Ilustrasi Obesitas pada Anak: Penyebab, Dampak Kesehatan, dan Cara Penanganannya (Sumber: Freepik/@freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Obesitas pada anak merupakan masalah kesehatan yang semakin sering ditemukan dan perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada penampilan fisik, tetapi juga berisiko menimbulkan berbagai gangguan kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang. 

Obesitas terjadi ketika jumlah lemak tubuh anak berlebihan akibat ketidakseimbangan antara asupan energi dan aktivitas fisik.

Penyebab Obesitas pada Anak

Tidak ada satu penyebab tunggal yang membuat anak mengalami obesitas. Kondisi ini biasanya dipengaruhi oleh kombinasi berbagai faktor.

  • Kurangnya aktivitas fisik: Anak-anak kini lebih banyak menghabiskan waktu di depan layar, seperti menonton televisi, bermain gawai, atau menggunakan komputer. Kebiasaan ini membuat anak jarang bergerak dan membakar kalori, sehingga lemak mudah menumpuk.
  • Pola makan tidak sehat: Konsumsi makanan tinggi kalori, lemak, dan gula, terutama dari makanan cepat saji dan minuman manis dapat meningkatkan risiko obesitas. 
  • Faktor genetik: Anak dengan riwayat keluarga obesitas memiliki risiko lebih tinggi, terutama jika kebiasaan makan dan gaya hidup dalam keluarga kurang sehat. Namun, faktor genetik biasanya akan semakin berpengaruh jika didukung oleh lingkungan yang tidak mendukung pola hidup sehat.
  • Kurang tidur: Anak yang tidur lebih sedikit cenderung lebih sering merasa lapar dan memilih makanan tinggi gula serta lemak. Selain itu, kurang tidur dapat menurunkan energi sehingga anak menjadi malas bergerak.
  • Stres: Tekanan sekolah, masalah keluarga, atau pengalaman emosional buruk dapat mendorong anak makan berlebihan sebagai bentuk pelampiasan.

Baca Juga: Muntah Hitam: Tanda Perdarahan Saluran Cerna yang Perlu Penanganan Cepat

Dampak Negatif Obesitas pada Anak

Obesitas pada anak dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes tipe 2, gangguan pernapasan, serta masalah tulang dan sendi. Anak obesitas juga lebih berisiko mengalami gangguan psikologis, seperti rendah diri, kecemasan, dan depresi. Jika tidak ditangani sejak dini, obesitas pada masa anak-anak sering berlanjut hingga dewasa.

Cara Mengatasi Obesitas pada Anak

Penanganan obesitas pada anak sebaiknya dilakukan secara bertahap dan melibatkan seluruh keluarga. Perubahan gaya hidup menjadi langkah utama.

Orangtua perlu mendorong anak untuk lebih aktif bergerak, misalnya dengan bermain di luar, bersepeda, berjalan kaki, atau mengikuti olahraga yang disukai anak. Aktivitas fisik sebaiknya dilakukan secara rutin dan menyenangkan, bukan sebagai paksaan.

Selain itu, pola makan sehat harus diterapkan. Sediakan makanan bergizi seimbang di rumah, perbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian utuh, serta protein rendah lemak. Batasi makanan cepat saji dan gantilah minuman manis dengan air putih atau susu rendah lemak.

Baca Juga: Perkembangan Anak Usia 10 Tahun: Ciri, Perubahan, dan Cara Mendukungnya

Rutinitas tidur yang cukup dan teratur juga penting untuk membantu mengontrol berat badan anak. Kurangi waktu layar, terutama menjelang tidur.

Obesitas pada anak merupakan kondisi serius yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga kondisi psikologis. Dengan pendampingan orangtua, perubahan kebiasaan sehari-hari, serta dukungan tenaga medis bila diperlukan, obesitas pada anak dapat dicegah dan ditangani sejak dini demi masa depan kesehatan yang lebih baik.

Sumber: verywellhealth

Editor :
Berita Terkait
Berita Terkini