SUKABUMIUPDATE.com - Memasuki usia 10 tahun, anak berada pada fase transisi antara masa kanak-kanak dan awal remaja. Di usia ini, sebagian anak mulai menunjukkan sikap yang lebih dewasa, sementara yang lain masih menikmati dunianya sebagai anak-anak. Perbedaan ini wajar karena setiap anak memiliki ritme tumbuh kembang yang berbeda. Lalu, seperti apa gambaran perkembangan anak usia 10 tahun yang umum terjadi?
Perkembangan Fisik Anak Usia 10 Tahun
Secara fisik, anak usia 10 tahun masih mengalami pertumbuhan yang stabil. Umumnya, tinggi badan bertambah sekitar 5–6 sentimeter dan berat badan naik sekitar 2–3 kilogram per tahun. Anak terlihat lebih kuat, aktif, dan memiliki stamina yang lebih baik dibandingkan usia sebelumnya.
Pada sebagian anak, terutama perempuan, mulai muncul tanda-tanda awal pubertas, seperti pertumbuhan payudara atau perubahan bentuk tubuh. Sementara itu, anak laki-laki biasanya baru memasuki tahap awal pubertas pada usia yang sedikit lebih tua.
Pergantian gigi susu ke gigi permanen juga masih berlangsung pada usia ini. Orangtua perlu mendukung anak agar tetap aktif bergerak, berolahraga, serta mendapatkan asupan gizi yang seimbang.
Baca Juga: 9 Minuman Alami untuk Membersihkan Usus dan Menjaga Pencernaan Sehat
Perkembangan Kognitif dan Cara Berpikir
Kemampuan berpikir anak usia 10 tahun berkembang pesat. Anak mulai memahami konsep waktu dengan lebih baik, seperti hari, bulan, dan tahun. Ia sudah mampu membaca dan memahami isi bacaan yang lebih panjang, menulis cerita sederhana, serta menguasai operasi matematika dasar, termasuk pecahan.
Di usia ini, anak juga mulai memiliki pendapat pribadi dan berani mengungkapkannya. Kemampuan berpikir logis dan kritis semakin terbentuk, sehingga anak dapat memahami perintah yang lebih kompleks, membuat rencana, serta memberikan alasan atas keputusan yang diambil.
Ketertarikan membaca dan belajar mandiri biasanya meningkat, terutama jika anak mendapat dukungan dan apresiasi dari orang tua maupun guru.
Perkembangan Emosional
Perubahan emosional pada anak usia 10 tahun mulai terasa lebih jelas. Anak bisa merasakan emosi yang sangat beragam, mulai dari rasa senang, bangga, hingga cemas, malu, atau ragu terhadap dirinya sendiri. Perubahan fisik dan tuntutan lingkungan sering kali membuat suasana hati anak mudah berubah.
Anak mulai belajar mengontrol emosi, meski terkadang masih kesulitan mengelola rasa marah atau kecewa. Di sisi lain, anak juga mulai memahami nilai-nilai yang diajarkan keluarga dan mempertanyakan aturan yang berlaku. Peran orangtua sangat penting untuk menjadi tempat aman bagi anak dalam mengekspresikan perasaannya.
Baca Juga: Muntah Hitam: Tanda Perdarahan Saluran Cerna yang Perlu Penanganan Cepat
Perkembangan Sosial dan Bahasa Anak 10 Tahun
Secara sosial, anak usia 10 tahun semakin dekat dengan teman sebaya. Ia mulai menikmati aktivitas kelompok, memiliki sahabat dekat, dan cenderung lebih setia pada lingkaran pertemanannya. Pendapat teman sering kali menjadi hal yang sangat penting bagi anak di usia ini.
Kemampuan berbahasa anak sudah hampir menyerupai orang dewasa. Anak mampu berkomunikasi dengan berbagai kalangan usia, memahami perumpamaan, serta menyampaikan pendapat secara lebih terstruktur, baik secara lisan maupun tulisan.
Tips Mendukung Perkembangan Anak Usia 10 Tahun
Orangtua dapat membantu perkembangan anak dengan memberikan dukungan emosional, menyediakan waktu untuk berdiskusi, serta memberi ruang bagi anak untuk bereksplorasi. Ajak anak berolahraga, bermain di luar rumah, dan tetap awasi penggunaan gadget agar tidak berlebihan. Yang terpenting, hargai proses tumbuh kembang anak tanpa membandingkannya dengan anak lain.
Baca Juga: Cek Fakta: Bantuan Insentif untuk Semua Guru Tahun 2026
Setiap anak berkembang dengan caranya sendiri. Selama anak tumbuh sehat, merasa bahagia, dan mendapat dukungan yang cukup, perbedaan perkembangan di usia 10 tahun adalah hal yang normal.
Sumber: hellosehat




