Lindungi Relawan Longsor Cisarua KBB, Ribuan Dosis Vaksin Anti-Tetanus Disiapkan

Sukabumiupdate.com
Rabu 28 Jan 2026, 20:58 WIB
Lindungi Relawan Longsor Cisarua KBB, Ribuan Dosis Vaksin Anti-Tetanus Disiapkan

Tim SAR gabungan dibantu relawan saat melaksanakan operasi kemanusiaan mencari korban longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua KBB. (Sumber Foto: BNPB)

SUKABUMIUPDATE.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat mensiagakan dukungan medis penuh bagi relawan dan korban terdampak tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Salah satu prioritas utama adalah pemberian suntik anti-tetanus bagi para relawan yang bertugas di lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, dr. Vini Adiani Dewi, menjelaskan bahwa pemberian vaksin anti-tetanus sangat krusial untuk melindungi relawan dari risiko infeksi jika terluka oleh benda tajam saat melakukan proses evakuasi di medan yang ekstrem.

“Kami menyiapkan anti tetanus ini dengan banyak. Jadi jangan khawatir bagi relawan yang akan disuntik anti tetanus kita siap,” ucap Vini, dikutip dari rilis Humas Jabar, Rabu (28/1/2026).

Baca Juga: Lindungi Warga dari Banjir-Longsor, Pemprov Jabar dan BMKG Gelar Modifikasi Cuaca

Selain perlindungan bagi relawan, Dinkes Jabar juga telah memetakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (FKTRL) untuk menangani kasus kegawatdaruratan. Empat rumah sakit besar disiapkan sebagai rujukan utama, yakni RSUD Welas Asih, RSUD Cibabat, RSUD Lembang, dan RS Dustira.

Dalam pelaksanaannya, Dinkes Jabar bersinergi dengan Kementerian Kesehatan dan Dinkes KBB melalui pengaktifan Health Emergency Operation Center (HEOC) atau Pusat Operasi Darurat Kesehatan.

“Kita juga monev pelaksanaan posko kesehatan hingga melakukan penyuluhan kepada pengungsi terkait kesehatan saat masa bencana ini,” tuturnya.

Vini menambahkan, untuk membantu jajaran kepolisian dalam melakukan identifikasi jenazah, Dinkes Jabar bersama Dinkes KBB juga menyiapkan perlengkapan DVI (Disaster Victim Identification), peti mati dan freezer jenazah.

“Kami berharap, apa yang kami lakukan dapat membantu, memperlancar dan mempercepat proses penanggulangan bencana,” pungkas Vini.

Berita Terkait
Berita Terkini