Asrama Ponpes Assalafoah Nurul Hikmah Parungkuda Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Sukabumiupdate.com
Rabu 29 Jul 2026, 18:16 WIB
Asrama Ponpes Assalafoah Nurul Hikmah Parungkuda Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp20 Juta

Damkar Kecamatan Parungkuda bersama warga memadamkan kebakaran di salah satu kamar asrama Ponpes Assalafoah Nurul Hikmah di Kampung Suweng, Desa Sundawenang, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/7/2026). (Sumber : Istimewa.)

SUKABUMIUPDATE.com – Salah satu kamar asrama di Pondok Pesantren Assalafoah Nurul Hikmah, Kampung Suweng RT 14/06, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Parungkuda, AKP Erman, mengatakan kamar asrama yang terbakar merupakan milik Ustad Ali Almaliki, warga setempat.

Berdasarkan keterangan salah seorang penghuni asrama, Badri, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh sebuah handphone yang disimpan di dalam lemari pakaian, tepatnya di bawah tumpukan baju. 

Saat kejadian, seluruh penghuni kamar sedang mengikuti kegiatan screening kesehatan yang diselenggarakan Puskesmas sehingga kamar dalam keadaan kosong.

"Kurang lebih 15 menit setelah kamar ditinggalkan, muncul kobaran api yang diduga berasal dari lemari tempat handphone disimpan," ujar Erman, kepada Sukabumiupdate.com.

Mengetahui adanya kebakaran, pihak yayasan pondok pesantren segera menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Parungkuda. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Proses pemadaman juga dibantu oleh warga sekitar. Sekitar 30 menit kemudian, api berhasil dipadamkan dan tidak sempat merembet ke bangunan lainnya.

Kamar asrama yang terbakar dihuni oleh empat santri, yakni Badri, Ajid, Peno, dan Aris.

Akibat peristiwa tersebut, pihak yayasan pondok pesantren diperkirakan mengalami kerugian materiil sekitar Rp20 juta.

"Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Situasi di lokasi saat ini aman dan kondusif. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan waspada untuk mencegah terjadinya kebakaran," katanya.

 

Berita Terkait
Berita Terkini