Tim Restek Nusa Putra University Raih Hibah Rp50 Juta di Hackathon PRIME STeP 2026 IPB

Sukabumiupdate.com
Kamis 10 Sep 2026, 13:56 WIB
Tim Restek Nusa Putra University Raih Hibah Rp50 Juta di Hackathon PRIME STeP 2026 IPB

Tim Restek Nusa Putra University berhasil meraih hibah senilai Rp50 juta melalui Program Hackathon PRIME STeP Tahun 2026. (Sumber Foto: Dok. NPU)

SUKABUMIUPDATE.com – Tim Restek Nusa Putra University (NPU) Sukabumi berhasil meraih hibah senilai Rp50 juta melalui Program Hackathon PRIME STeP Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh IPB University.

Tim yang dinahkodai Muhamad Pandu Apriansyah tersebut membawa inovasi bertajuk “HYDROWIND SMART ENERGY: Sistem Hybrid Angin dan Arus Laut untuk Bagan Tancap dan Bagan Bergerak” dengan mengangkat tema Energi Terbarukan dan Teknologi Hijau.

Inovasi tersebut dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik Komputer dan Desain, Nusa Putra University sebagai upaya menghadirkan alternatif pemanfaatan energi terbarukan untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir.

Program Hackathon PRIME STeP 2026 sendiri menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan inovatif menjadi solusi yang memiliki potensi untuk diterapkan dan memberikan dampak nyata.

Baca Juga: Dari Sumber Air di Gunung hingga ke Rumah Warga, KKN Nusa Putra Tinggalkan Warisan Nyata di Mekarnangka

HYDROWIND SMART ENERGY hadir dengan gagasan menggabungkan energi angin dan arus laut sebagai sumber energi hybrid.
Sistem tersebut dirancang untuk diaplikasikan pada bagan tancap dan bagan bergerak, yang selama ini menjadi salah satu sarana masyarakat pesisir dalam menjalankan aktivitas perikanan.

Melalui pemanfaatan dua sumber energi terbarukan tersebut, tim Restek NPU berupaya menghadirkan solusi teknologi yang tidak hanya berorientasi pada inovasi, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan potensi sumber daya alam di wilayah pesisir.
Keikutsertaan dalam Hackathon PRIME STeP menjadi kesempatan bagi tim untuk menguji gagasan tersebut melalui proses pengembangan, pendampingan, dan pitching di hadapan para reviewer.

Hingga akhirnya, HYDROWIND SMART ENERGY berhasil mendapatkan hibah Rp50 juta untuk mendukung pengembangan inovasi tersebut.

Wakil Rektor III Nusa Putra University Muhammad Muslih menyampaikan apresiasi atas pencapaian Tim Restek NPU. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam melihat persoalan di masyarakat dan mengubahnya menjadi gagasan inovatif.

“Kami sangat mengapresiasi capaian Tim Restek NPU. Inovasi HYDROWIND SMART ENERGY menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di dalam kelas, tetapi juga mampu melihat persoalan nyata dan mencoba menghadirkan solusi melalui teknologi,” ujarnya.

Baca Juga: Dua Mahasiswa Palestina Diwisuda di Nusa Putra University, Bawa Pesan Pendidikan dan Persahabatan

Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam program seperti Hackathon PRIME STeP juga penting untuk membangun mental inovator dan problem solver.

“Hibah ini tentu bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa gagasan mereka dapat dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Ia berharap keberhasilan Tim Restek dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa Nusa Putra lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi, program inovasi, dan pengembangan kewirausahaan di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Anang Suryana, mengungkapkan bahwa capaian Tim Restek menjadi kebanggaan bagi program studi.

Menurutnya, HYDROWIND SMART ENERGY menunjukkan bagaimana keilmuan Teknik Elektro dapat dikembangkan untuk menjawab kebutuhan di lapangan, khususnya dalam pemanfaatan energi terbarukan.

“Kami melihat HYDROWIND SMART ENERGY sebagai contoh bagaimana ilmu Teknik Elektro dapat diarahkan untuk menjawab persoalan nyata. Mahasiswa mencoba menggabungkan teknologi energi terbarukan dengan kebutuhan masyarakat pesisir,” ungkapnya.

Selain itu, bagi Muhamad Pandu Apriansyah, keberhasilan meraih hibah Rp50 juta menjadi pencapaian yang membanggakan sekaligus tantangan baru bagi tim.

Ia mengatakan, proses mengikuti Hackathon PRIME STeP memberikan banyak pengalaman, terutama dalam menyusun gagasan, mempertajam solusi, serta menyampaikan inovasi di hadapan reviewer.

“Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan hibah Rp50 juta melalui Hackathon PRIME STeP 2026. Bagi kami, ini menjadi bukti bahwa ide yang kami kembangkan mendapatkan apresiasi dan memiliki peluang untuk terus dikembangkan,” ujar Pandu.

Menurutnya, tim ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus menyempurnakan HYDROWIND SMART ENERGY agar dapat menghasilkan sistem yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat pesisir.

“Kami berharap HYDROWIND tidak berhenti sebagai sebuah proposal atau prototipe, tetapi bisa terus dikembangkan menjadi teknologi yang benar-benar dapat digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Baca Juga: Sebulan di Kabandungan, Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Berbagi Edukasi hingga Pasang PJU

Keberhasilan Tim Restek NPU dalam Hackathon PRIME STeP 2026 menambah deretan capaian mahasiswa Nusa Putra University dalam bidang inovasi dan kewirausahaan.

HYDROWIND SMART ENERGY menjadi contoh bagaimana persoalan di masyarakat dapat menjadi titik awal lahirnya sebuah inovasi. Dengan memanfaatkan potensi energi angin dan arus laut, mahasiswa Teknik Elektro Nusa Putra mencoba menghadirkan pendekatan baru untuk mendukung aktivitas masyarakat pesisir.

Hibah Rp50 juta yang diraih melalui Hackathon PRIME STeP menjadi modal penting untuk membawa gagasan tersebut ke tahap pengembangan berikutnya.

Lebih dari sekadar pencapaian kompetisi, keberhasilan ini memperlihatkan semangat Genusian untuk terus belajar, berinovasi, dan menciptakan solusi yang memberikan dampak nyata.

Melalui HYDROWIND SMART ENERGY, Tim Restek NPU kini memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa inovasi mahasiswa dapat bergerak dari ruang akademik menuju solusi teknologi yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. (*)

Sumber: Rilis Humas Nusa Putra University

Berita Terkait
Berita Terkini