7 Rumah di Simpenan Sukabumi Ludes Terbakar Diduga akibat Rembetan Karhutla

Sukabumiupdate.com
Kamis 10 Sep 2026, 09:16 WIB
7 Rumah di Simpenan Sukabumi Ludes Terbakar Diduga akibat Rembetan Karhutla

Kebakaran rumah di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026) malam. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Kampung Cigadog RT 06/RW 02, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Rabu (9/9/2026) malam. Sebanyak tujuh unit rumah warga dilaporkan ludes terbakar akibat amukan si jago merah.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 20.45 WIB tersebut diduga kuat dipicu oleh rembetan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sekitar lokasi yang kian membesar hingga menjalar ke rumah-rumah warga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengonfirmasi bahwa kobaran api berawal dari area lahan terbuka sebelum akhirnya masuk ke kawasan pemukiman.

“Kebakaran yang mengakibatkan tujuh unit rumah terbakar. Api berawal dari rembetan karhutla dan menjalar ke permukiman warga,” ujar Dandi kepada sukabumiupdate.com, Kamis (10/9/2026).

Baca Juga: Korban Copet HP di Konser Musik Sukabumi Capai 70 Orang, Polisi Duga Ada Pelaku Lain

Adapun rumah yang terdampak masing-masing milik Adah, Ma Ukin, Enjang, Igar, Emis, serta rumah milik Ica yang juga digunakan sebagai tempat usaha fotokopi.

Meskipun kobaran api menghabiskan bangunan, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Namun, tiga unit rumah warga lainnya kini dilaporkan dalam kondisi terancam.

“Untuk sementara, pemilik rumah mengungsi ke rumah keluarga masing-masing,” katanya.

Petugas gabungan yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Kertajaya, turut melakukan penanganan di lokasi.

Baca Juga: Cuaca Jabar 10 September 2026, Sukabumi Potensi Cerah Berawan hingga Hujan

P2BK Simpenan juga telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta RT/RW setempat.

Saat ini, api telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, puing-puing bangunan yang terbakar belum dibersihkan. Pemerintah desa bersama Forkopimcam Simpenan masih melakukan koordinasi terkait penanganan pascakebakaran.

Kerugian materi mencakup seluruh struktur bangunan beserta harta benda di dalamnya, sementara total nilai kerugian hingga kini masih dalam proses kajian dan penghitungan oleh pihak berwenang.

Berita Terkait
Berita Terkini