SUKABUMIUPDATE.com - Nusa Putra University (NPU) kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang mencetak sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berwawasan global di Sukabumi.
Sebanyak 451 lulusan program Sarjana dan Magister resmi dikukuhkan dalam gelaran Wisuda ke-16 Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Anton Soedjarwo, Kota Sukabumi, Sabtu (5/9/2026).
Momentum akademik ini terasa istimewa lantaran para wisudawan tidak hanya berasal dari 36 provinsi di Indonesia, melainkan juga merepresentasikan lulusan internasional dari 18 negara dunia.
Lulusan mancanegara tersebut antara lain berasal dari Yaman, Mali, Palestina, Mauritania, Tajikistan, Pakistan, Sudan Selatan, Suriah, Ethiopia, Rwanda, Zimbabwe, Aljazair, Myanmar, Sudan, Papua Nugini, Armenia, Libya, hingga Djibouti.
Prosesi wisuda dihadiri langsung oleh perwakilan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Bupati Sukabumi, Duta Besar Papua Nugini, pimpinan universitas, serta jajaran civitas akademika dan keluarga para graduates.
Baca Juga: Nusa Putra University Dorong Kolaborasi Riset Global Melalui Nutral Conference Lombok Series 2026
Harmoni 'Love in Action, Impact in Motion'
Mengusung tema “Love in Action, Impact in Motion”, Wisuda ke-16 Universitas Nusa Putra menjadi penanda bahwa ilmu pengetahuan dan kompetensi para lulusan (Genusian) wajib diwujudkan melalui aksi nyata berbasis nilai cinta kasih demi memberi dampak positif bagi dunia.
Rektor Universitas Nusa Putra, Assoc. Prof. Dr. H. Kurniawan, S.T., M.Si., M.M., menegaskan bahwa kehadiran ratusan wisudawan dari berbagai belahan benua membuktikan kualitas pendidikan Nusa Putra yang telah menembus batas geografis.
“Wisuda kali ini sangat spesial, sesuai dengan tema kita yaitu Love in Action, Impact in Motion,” ujar Kurniawan.
Kurniawan kemudian berhadap para wisudawan dari berbagai negara tersebut dapat membawa pengalaman dan nilai yang diperoleh selama berada di Nusa Putra untuk kemudian berkontribusi di negara masing-masing.
“Kita berbangga hari ini kita mewisuda bukan hanya dari Indonesia, tapi ada 18 negara yang mengikuti wisuda, menjadi putra-putra terbaik dan akan mengabdi tentunya di negara masing-masing,” ungkapnya.
Memasuki fase baru setelah menyelesaikan pendidikan tinggi, para Genusian dihadapkan pada dunia yang terus berubah. Karena itu, Kurniawan menekankan pentingnya membangun jejaring, tidak berhenti belajar, serta terus berkarya di mana pun berada.
“Pesan saya kepada para wisudawan yaitu bangun networking kalian, jangan berhenti belajar. Bahwa Genusian akan terus berkarya di manapun berada,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan para lulusan untuk tetap menjadikan nilai-nilai tentang Tuhan, orang tua, dan sesama sebagai landasan dalam menjalani kehidupan.
Baca Juga: Hadir di Wisuda ke-16 Nusa Putra, Bupati Sukabumi Pesan Wisudawan Jadi Agen Perubahan
Bagi Nusa Putra University, keberhasilan seorang lulusan tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik. Kemampuan beradaptasi, ketangguhan menghadapi tantangan, keberanian untuk mencoba, dan optimisme menjadi bekal penting dalam perjalanan setelah lulus.
“Semua dari keberhasilan seseorang adalah kompetensi untuk bisa beradaptasi, kompetensi untuk bisa selalu kuat dalam mencoba apapun juga dan selalu optimis dalam hidup, sehingga mereka bisa terus mewujudkan cita-citanya. Pantang menyerah,” tegasnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa gelar akademik bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab baru untuk mengimplementasikan ilmu dan kompetensi di tengah masyarakat.
Kurniawan juga menyampaikan apresiasi secara khusus kepada seluruh orang tua dan keluarga wisudawan yang telah memberikan kepercayaan kepada universitas untuk mendampingi putra-putri mereka dalam menempuh pendidikan tinggi.
“Khusus saya ucapkan terima kasih kepada orang tua para wisudawan-wisudawati. Terima kasih Anda telah menitipkan anak-anak saudara kepada kami,” ujar Rektor.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat kekurangan dari pihak universitas dalam memberikan pembelajaran dan pelayanan kepada para mahasiswa.
Pernyataan tersebut menjadi bagian dari refleksi bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak pernah berdiri sendiri. Di balik setiap toga yang dikenakan hari ini, terdapat kontribusi keluarga, dosen, tenaga kependidikan, teman, dan seluruh lingkungan akademik yang turut mendukung perjalanan mereka.
Dari Sukabumi untuk Indonesia dan Dunia
Keberadaan wisudawan dari 18 negara selain Indonesia menjadi salah satu representasi kuat dari semangat internasionalisasi yang dikembangkan Nusa Putra University.
Sekretaris Universitas sekaligus Penanggung Jawab Wisuda Nusa Putra University, Teddy Lesmana, S.H., M.H. mengatakan, setiap pelaksanaan wisuda selalu menjadi momen membahagiakan bagi sivitas akademika. Namun, Wisuda ke-16 memiliki kesan yang berbeda karena keberagaman negara asal para lulusan.
“Wisuda kali ini merupakan yang paling spesial menurut saya sepanjang mengawal pelaksanaan wisuda di Nusa Putra. Karena hari ini kita mau wisuda mahasiswa dari 18 negara, 19 dengan Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut selaras dengan tema “Love in Action, Impact in Motion”, karena nilai cinta kasih yang dibangun di lingkungan Nusa Putra kini telah menjangkau berbagai latar belakang bangsa dan budaya.
Baca Juga: Sebulan di Kabandungan, Mahasiswa KKN Universitas Nusa Putra Berbagi Edukasi hingga Pasang PJU
Nusa Putra sendiri saat ini memiliki mahasiswa asing yang berasal dari lebih dari 80 negara, sehingga keberadaan wisudawan internasional dalam prosesi Wisuda ke-16 menjadi bagian dari perjalanan panjang universitas dalam membangun ekosistem pendidikan yang multicultural dan berorientasi global.
“Cinta kasih yang ditebarkan oleh Universitas Nusa Putra sekarang sudah menyebar ke lebih dari 19 negara,” katanya.
Lebih jauh, Teddy menjelaskan bahwa tema wisuda tahun ini tidak berhenti sebagai slogan. Love in Action menjadi pesan agar setiap tindakan Genusian setelah lulus tetap dilandasi nilai cinta kasih.
Sementara Impact in Motion menegaskan bahwa setiap gerakan dan tindakan yang dilakukan harus mampu menghasilkan dampak positif.
“Dalam setiap aksi kita harus selalu menyandarkan pada nilai-nilai cinta kasih. Sehingga kalau tindakan kita didasarkan pada nilai cinta kasih, tentunya setiap gerakan kita akan memberikan dampak positif,” jelasnya.
Semangat tersebut diharapkan menjadi karakter yang terus melekat pada Genusian ketika mereka memasuki dunia profesional, melanjutkan pendidikan, membangun usaha, melakukan penelitian, maupun berkontribusi di masyarakat.
Dengan demikian, keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari gelar yang diperoleh, tetapi dari seberapa jauh ilmu, kompetensi, dan nilai yang dimiliki mampu memberikan manfaat bagi orang lain.
Puluhan Genusian Berprestasi Mendapat Apresiasi
Pada Wisuda ke-16, Nusa Putra University juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa dan lulusan yang telah menunjukkan prestasi selama menjalani pendidikan.
Puluhan wisudawan dan wisudawati menerima apresiasi atas berbagai prestasi akademik maupun non-akademik yang telah mereka raih.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi universitas terhadap para Genusian yang tidak hanya berprestasi di ruang kelas, tetapi juga aktif mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan dan kompetisi.
Prestasi akademik maupun non-akademik yang diraih para mahasiswa menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di Nusa Putra. Hal tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses pembelajaran di perguruan tinggi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, kepemimpinan, dan keberanian untuk berkompetisi.
Pemberian apresiasi dalam momentum wisuda juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya agar terus mengembangkan potensi dan menghasilkan karya yang memberikan dampak.
Baca Juga: Sukabumi Robotic Competition ke-5: Beasiswa bagi Talenta Robotik dari Nusa Putra
Wisuda, Kebahagiaan bagi Wisudawan dan Orang Tua
Di balik keberhasilan 451 Genusian yang dikukuhkan, terdapat perjuangan panjang para keluarga yang senantiasa memberikan dukungan selama proses pendidikan.
Karena itu, Wisuda ke-16 juga menjadi momentum emosional bagi para orang tua. Melihat putra-putri mereka mengenakan toga dan menerima pengakuan atas keberhasilan akademiknya menjadi puncak dari perjalanan panjang yang diwarnai doa, dukungan, pengorbanan, dan harapan.
Teddy mengatakan, universitas berupaya memberikan pengalaman terbaik bagi para keluarga yang hadir menyaksikan momen tersebut.
Meskipun gedung baru Nusa Putra University masih dalam tahap pembangunan dan belum dapat digunakan untuk pelaksanaan wisuda, universitas tetap berupaya memfasilitasi para orang tua agar dapat mengikuti prosesi dengan baik.
Bagi keluarga yang tidak dapat masuk ke dalam ruangan, universitas menyediakan *giant screen* di area luar sehingga tetap dapat menyaksikan prosesi wisuda secara langsung.
“Tidak ada yang paling membahagiakan bagi seorang orang tua ketika melihat anaknya mencapai sebuah kesuksesan. Apalagi sukses lulus dari sebuah kampus yang memiliki reputasi yang sangat luar biasa. Itu pasti bagi orang tua manapun sangat-sangat mengharukan dan sekaligus juga bangga,” ungkapnya.
Melangkah Membawa Dampak
Wisuda ke-16 akhirnya menjadi lebih dari sekadar prosesi pengukuhan 451 lulusan. Ia menjadi titik temu antara perjalanan akademik yang telah selesai dan perjalanan kehidupan yang baru saja dimulai.
Dari 36 provinsi di Indonesia dan 18 negara lainnya, para Genusian membawa cerita, budaya, pengalaman, dan cita-cita masing-masing. Hari ini mereka meninggalkan ruang kelas sebagai lulusan, tetapi tetap membawa identitas sebagai bagian dari keluarga besar Nusa Putra University.
Dengan tema “Love in Action, Impact in Motion”, para lulusan diharapkan mampu menjadikan ilmu sebagai aksi, menjadikan cinta kasih sebagai nilai dalam setiap langkah, dan menjadikan setiap gerakan sebagai sumber dampak positif.
Sebab bagi Nusa Putra University, wisuda bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal dari perjalanan untuk mengabdi, berkarya, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi Indonesia dan dunia.
Love in Action. Impact in Motion. (*)















