SUKABUMIUPDATE.com - Berdasarkan laporan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per Sabtu, 18 April 2026, harga sejumlah kebutuhan pokok nasional terpantau masih tinggi.
Hingga pukul 18.00 WIB, Cabai Rawit Merah menjadi komoditas dengan kenaikan paling signifikan, kini menembus angka Rp71.550 per kg. Sementara itu di Jawa Barat di Pasar Tradisional Cabai Rawit Merah Rp 73.500 per Kg nya. Lalu rincian harga di tingkat pedagang eceran Telur Ayam Ras di harga sekitar Rp32.300 per kg.
Mengapa Harga Bergejolak?
Lonjakan harga pada sektor hortikultura seperti cabai ini diduga kuat akibat masalah distribusi dan faktor cuaca yang tidak menentu. Hal ini menyebabkan stok di pasar menjadi tidak stabil. Sementara itu, telur ayam yang merupakan sumber protein harian bagi banyak keluarga juga belum menunjukkan tanda-tanda penurunan harga yang berarti.
Baca Juga: Hujan Deras Picu Longsor di Jalur KA Pangrango Parungkuda–Cibadak, Perjalanan Tetap Normal
Untuk komoditas bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp46.150 per kg dan bawang putih Rp39.950 per kg. Sementara itu, kelompok beras menunjukkan variasi harga, dengan beras kualitas bawah I di Rp14.600 per kg dan kualitas bawah II Rp14.550 per kg.
Dilansir dari laman Antara, Sabtu (18/4/2026), beras kualitas medium I berada di Rp16.100 per kg dan medium II Rp15.950 per kg. Adapun beras premium atau super I mencapai Rp17.400 per kg dan super II di Rp16.900 per kg.
Di kelompok cabai lainnya, harga cabai merah besar tercatat Rp46.300 per kg, cabai merah keriting Rp45.250 per kg, serta cabai rawit hijau Rp48.950 per kg.
Baca Juga: Ayep Zaki: HUT ke-112 Jadi Momentum Evaluasi, Perkuat Fiskal dan Percepatan Pembangunan
Sementara itu, harga protein hewani juga relatif tinggi. Daging ayam ras segar dijual Rp40.400 per kg, sedangkan daging sapi kualitas I mencapai Rp147.700 per kg dan kualitas II sebesar Rp139.850 per kg.
Untuk komoditas gula, gula pasir premium berada di Rp20.250 per kg dan gula lokal Rp19.150 per kg. Adapun minyak goreng curah tercatat Rp20.300 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek dijual antara Rp22.650 hingga Rp23.500 per liter.
Sumber: Suara.com




