Ayep Zaki: HUT ke-112 Jadi Momentum Evaluasi, Perkuat Fiskal dan Percepatan Pembangunan

Sukabumiupdate.com
Sabtu 18 Apr 2026, 16:24 WIB
Ayep Zaki: HUT ke-112 Jadi Momentum Evaluasi, Perkuat Fiskal dan Percepatan Pembangunan

Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki dan Wakilnya saat diwawancarai di Balai Kota Sukabumi. Sabtu (18/4/2026). (Sumber: SU/Asep Awaludin)

SUKABUMIUPDATE.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Sukabumi tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum evaluasi bagi Pemerintah Kota Sukabumi dalam menatap pembangunan ke depan.

Di tengah kemeriahan karnaval budaya yang melibatkan unsur kedinasan dan partisipasi masyarakat, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan bahwa peringatan hari jadi ini menjadi titik refleksi terhadap kinerja pemerintah daerah, khususnya di sektor fiskal dan pembangunan.

“Ya, hari ini adalah rangkaian dari hari ulang tahun ke-112. Agendanya salah satunya adalah karnaval budaya. Jadi seluruh kedinasan dan partisipasi masyarakat turut serta dalam karnaval budaya di hari ulang tahun ke-112,” ujarnya.

Ayep menyampaikan, selain melestarikan budaya melalui karnaval, pemerintah juga tengah memfokuskan perhatian pada peningkatan kapasitas keuangan daerah. Ia menargetkan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Semarak HUT ke-112, Sukabumi Hidupkan Kembali Tradisi Karnaval

“Tentu saja, kita fokus terhadap peningkatan APBD ke tahun-tahun yang akan datang, peningkatan PAD. Kita jangan diam di angka 1,3 triliun tapi kita akan naikkan terus ya. Mudah-mudahan TKD (Transfer Keuangan Daerah) benar-benar realisasi di bulan-bulan yang akan datang. Dan kita akan ada upaya untuk menyehatkan fiskal kita,” jelasnya.

Selain aspek fiskal, Pemkot Sukabumi juga melakukan evaluasi terhadap strategi pembangunan, khususnya di bidang infrastruktur. Ayep mengungkapkan rencana percepatan pembangunan dengan menarik program jangka panjang menjadi lebih cepat.

“Semua kita akan ada perubahan termasuk juga infrastruktur kita akan tarik ke dua tiga tahun ke depan supaya pembangunan delapan tahun ke depan bisa dikerjakan dalam tempo dua tiga tahun ke depan. Karena kita akan tarik pembangunan ini, kenapa? Ada satu keuntungan, barang hari ini jauh lebih murah dibanding dengan barang-barang pengadaan di delapan tahun yang akan datang. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur untuk delapan tahun ke depan kita akan tarik ke satu dua tahun ke depan. Seperti itu, untuk memberikan satu efisiensi dalam pembangunan karena harga akan jauh lebih mahal ya,” paparnya.

Baca Juga: Praperadilan Kasus Kematian Nizam Memanas, Kuasa Hukum Pertanyakan Penetapan Tersangka TR

Di sisi lain, Ayep menegaskan bahwa pelestarian budaya tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Sukabumi. Ia menyebut karnaval budaya akan terus didorong sebagai agenda tahunan sekaligus identitas kota.

“Ya, kita akan melestarikan budaya Sukabumi karena Sukabumi adalah salah satu kota kreatif, dan itu yang menobatkan kota kreatif tingkat nasional ya,” katanya.

Menurutnya, tradisi karnaval telah lama melekat di Kota Sukabumi dan perlu terus dihidupkan sebagai sarana hiburan sekaligus penguatan identitas daerah.

“Dan ini sudah sejak dulu kala Kota Sukabumi menjadi kota karnaval sebetulnya, ya. Sejak saya kecil di Kota Sukabumi kegiatan karnaval selalu ada setiap tahun. Dan kita budayakan kembali karnaval ini karena memang masyarakat kota juga perlu satu hiburan dan apa, di kota kecil ini perlu satu penyegaran dan hiburan,” pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terkini